Tertinggi se Sumatera

HBA : Alhamdulillah Pertumbuhan Ekonomi Jambi Peringkat Dua se Indonesia

Minggu, 08 Februari 2015 - 18:51:16


/

RADARJAMBI.CO.ID, KOTA JAMBI,- Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi dalam 4 tahun terakhir terus mengalami peningkatan, berdasarkan release Badan Pusat Statistik (BPS) Nasional Nomor.17/02/Th.XVIII (5/2) kemarin siang di Jakarta, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi secara spasial naik mencapai 7,93 persen.

Pertumbuhan ekonomi Jambi ini tertinggi di Sumatera dan peringkat dua secara Nasional setelah Sulawesi Barat dengan pertumbuhan ekonomi 8,73 persen.

Menanggapi hal ini, Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) mengaku gembira. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi ini sangat penting bagi pembangunan di Provinsi Jambi.

"Pertumbuhan ekonomi ini sangat penting bagi modal pembangunan kita, karena dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil, akan menggerakkan aktivitas perekonomian dan dapat mengurangi pengangguran, disamping itu laju inflasi di Provinsi Jambi juga mampu dikendalikan," jelas Gubernur.

Tidak hanya itu, Gubernur juga menerangkan, bahwa dengan pertumbuhan ekonomi ini, trend investasi di Provinsi Jambi juga akan meningkat, karena salah satu pertimbangan investor berinvestasi di daerah itu juga diukur berdasarkan tingkat pertumbuhan ekonominya.

"Pertumbuhan ekonomi ini juga berpengaruh positif terhadap investasi kita, mengingat salah satu tolak ukur investor berinvestasi di daerah adalah pertumbuhan ekonomi yang stabil," ungkap HBA.

Seperti diketahui, dari release yang disampaikan langsung Kepala BPS Nasional, Drs Suryamin, pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,02 persen. Pertumbuhan ini katanya, masih didorong oleh aktivitas perekonomian di Pulau Jawa sebesar 5,59 persen, Sumatera 4,66 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,86 persen, Kalimantan 3,19 persen, Sulawesi 6,88 persen, serta Maluku 4,32 persen.

Pertumbuhan ekonomi ini katanya terjadi diseluruh Indonesia. Tertinggi terjadi di Sulawesi Barat 8,73 persen, disusul Jambi 7,93 persen dan Provinsi Sulawesi Selatan 7,57 persen.

Sementara itu, provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi di bawah pertumbuhan ekonomi Nasional yang itu, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Papua, Riau, Kalimantan Timur, dan terendah Aceh.(flh/adv)