UKM Kota Jambi Tembus Pasar Nasional

Kamis, 21 Januari 2016 - 07:45:05


Komari Kadisperindag Kota Jambi serta kepala SKPD saat mengikuti acara Walikota berkantor di kelurahan Buluran Kenali.
Komari Kadisperindag Kota Jambi serta kepala SKPD saat mengikuti acara Walikota berkantor di kelurahan Buluran Kenali. /

RADARJAMBI.CO.ID, JAMBI- Para pengerajin Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Jambi telah mampu menembus pasar nasional. Oleh karena itu, Disperindag Kota Jambi terus mendorong agar para pengrajin ini, terus dapat melakukan inovasi agar produk-produk  yang dihasilkan dapat mampu bersaing baik ditingkat lokal maupun nasional.

"Untuk saat ini jumlah UKM yang sudah masuk di pasar nasional ada 6 pengrajin, yang lain masih penjajakan,"kata Komari, Kadis Perindag Kota Jambi, saat mendampingi Walikota Jambi berkantor di Kelurahan Buluran Kenali, Rabu (20/1).

Ditambahkan Komari, bahwa keenam produk tersebut merupakan UKM yang bergerak dibidang makanan, selain itu yang menjadi kendala selama ini, bagi UKM makanan adalah mengenai kemasan dan label halalnya.

Dan untuk para pengrajin khususnya batik, juga sudah lama memasuki pasar pasar nasional, tapi itu baru sebagian saja, dengan harapan bagi UKM yang lain  juga dapat meniru keberhasilan tersebut.

"Hal yang seperti ini yang akan menjadi perhatian serta akan kita bantu, khususnya untuk label halal maupun PIRT dari dinkes itu adalah hal yang paling mendasar serta kemasan yang baik disetiap produknya juga menjadi daya tarik hasil produk yang akan dipasarkan," jelasnya.

"Dan yang lebih menjadi kendala adalah kesulitan pasokan gas bagi para UKM, karena ada UKM Jambi yang setiap harinya sangat membutuhkan 600 tabung gas dan itu sudah dikategorikan UKM yang maju," tambah Komari.

Hal itu mengingat saat ini Kota Jambi telah memasuki era Pasar Bebas ASEAN, Disperindag akan terus membina dan membantu UKM di Kota Jambi, agar mampu bersaing dikancah nasional maupun Internasional.

"Untuk UKM Kota Jambi sebenarnya memiliki peluang yang sangat besar, untuk dapat bersaing hasil produknya dengan UKM di daerah manapun, karena untuk bahan baku kita tidak sulit,"jelasnya.

Dijelaskannya lagi oleh Komari, keberadaan dan peran UKM di Kota Jambi sangat penting dalam perekonomian. Dan selama ini UKM telah berperan dalam penyerapan tenaga kerja, pemberian pelayanan yang sangat luas dan peningkatan pendapatan kepada masyarakat. Sedangkan untuk di pasar lokal Jambi, produk UKM di bidang makanan sudah mampu terserap di pasar modern sebanyak 10 persen dari jumlah yang telah mencapai 400 UKM dibidang tersebut.

"10 persen UKM itu yang eksis, dan itu akan kita bina serta terus didorong, bukan itu saja untuk pemberdayaan UKM perlu diupayakan peningkatannya, baik itu kualitas produk, akses pangsa pasar, pemanfaatkan teknologi yang sangat tepat, agar memberikan dampak positif dan dapat dirasakan oleh masyarakat,"pungkasnya.

Reporter: Chandra
Editor: Gustav