Sekda Harap CPNS Kemkumham Wilayah Jambi Patuhi Arahan Menteri

Minggu, 15 Juli 2018 - 13:15:44


Pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (13/7) sore.
Pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (13/7) sore. /

RADARJAMBI.CO.ID,-Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto, M.Si berharap sekaligus mengingatkan para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi manusia (Kemkumham) Wilayah Jambi untuk mematuhi arahan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna H.Laoly, yakni agar CPNS bekerja secara cerdas, berani, dan berintegritas, yang diharapkan bisa membawa perubahan yang sangat positif bagi kinerja Kemenkumham. Pernyataan itu dikemukakan oleh Sekda dalam sesi wawancara usai Pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jambi oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (13/7) sore.

CPNS tersebut merupakan hasil dari perekrutan yang dilakukan oleh Kemenkumham beberapa waktu yang lalu, serentak secara nasional, dimana dari perekrutan tersebut, 17.528 orang CPNS Kemkuham diterima se Indonesia, termasuk didalamnya 404 orang untuk Jambi. Pada kesempatan tersebut, Menkumham meminta seluruh CPNS untuk mengucapkan janji kerja dengan menteri.

Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna H.Laoly didampingi Dirjen Imigrasi dan pejabat terkait datang ke Jambi khusus untuk memberikan arahan dan motivasi kepada para CPNS tersebut.

Sekda mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi motivasi yang begitu energik dan begitu semangat yang disampaikan oleh Yasonna Laoly. “Dan, secara logika, apa yang beliau sampaikan itu adalah tanggung jawab moral bagi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Jambi. Beliau memberikan semangat yang tinggi bahwa dari 404 CPNS yang lulus adalah yang terbaik dari mereka yang mengikuti seleksi di Provinsi Jambi kemarin,” ujar Sekda.

“Saya juga menyampaikan kepada anak-anak kita di Provinsi Jambi yang ditempatkan di berbagai di LP maupun di satuan kerja yang ada di Provinsi Jambi, tolong pegang kepercayaan yang sudah diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM ini, beliau sudah mengingatkan jauhi narkoba, laporkan setiap ada penyimpangan yang terjadi, apakah yang dilakukan oleh atasan, rekan sejawat, maupun orang lain yang minta tolong dengan para CPNS ini. Beliau mencontohkan, yang baru diterima di Pekanbaru, Riau, karena euforia, lalu terlibat dalam narkoba, pada saat tes urin dinyatakan positif, langsung diberhentikan. Oleh karena itu, saya juga mengingatkan juga kepada adik-adik yang sudah dengan susah payah melewati ujian CAT, lalu ujian psikologi, dan mereka terjaring sekarang, tolong jaga dan patuhi apa yang sudah diingatkan oleh Pak Menteri,” lanjut Sekda.

“Pegang teguh janji langsung dengan Pak Menteri, beliau mengharapkan, angka yang lebih dari 41% penerimaan CPNS tahun 2018 ini merupakan cikal bakal bagi Kementerian Hukum dan HAM kedepannya mempunyai tenaga kerja atau PNS yang terbaik. Galilah ilmu, galilah pengetahuan, lalu kerja itu menurut beliau harus dengan semangat, hindasi rasa marah dan benci, yang diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja, terutama bagi CPNS yang telah dinyatakan diterima di tahun 2018 ini,” pungkas  Sekda.

Dalam arahannya, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna, H.Laoly menyampaikan motivasi kepada para CPNS tersebut supaya bekerja secara cerdas, berani, dan berintegritas (todak korup).

Yasonna menjelaskan, dari 33.000 CPNS kementerian yang diterima, 17.528 orang CPNS Kemkumham (se Indonesia), lebih dari 50% ada di Kemkumham. 17.528 itu merupakan hasil seleksi dari 1,1 juta orang yang mendaftar (1,4 % dari pelamar), dan jumlah CPNS Kemkumham yang diterima tersebut 47% dari jumlah pegawai Kemenkumham (56.000-an orang).

Yasonna mengungkapkan bahwa penerimaan 17.528 orang CPNS Kemkumham dijaring dengan seleksi yang bersih, tanpa adanya pungutan apapun. “Kemkumham mendapat penghargaan dari Ombudsman dan menjadi rujukan dalam penerimaan CPNS, kita melakukannya dengan bersih,” tegas Yasonna

Yasonna menekankan agar para CPNS tersebut terus menjaga diri supaya tetap bersih. Untuk itu, Yasonna meminta seluruh CPNS tersebut untuk konsisten menjaga diri tetap bersih.

Selanjutnya, Yasonna menegaskan, jumlah dan persentase CPNS Kemkumham yang sangat besar ini harus bisa membawa pembaruan dan perubahan positif yang sangat signifikan terhadap kinerja Kemkumham, bahkan bagi bangsa dan negara.

“Tetaplah tunjukkan bahwa kamu adalah orang-orang terpilih. Pertahankan keterpilihanmu menjadi teladan ditengah masyarakat. Karena kamu semua kami terima dengan bersih tanpa pungutan apapun, maka saya punya hak moral untuk meminta kamu supaya tetap bersih. Syukuri apa yang kamu raih. Jaga integritasmu dan tunjukkan bahwa kamu adalah orang-orang yang terpilih. Mengucap syukur dalam segala hal, dan jangan takut gagal, harus berani mencoba dan melakukan terobosan-terobosan,” tutur Yasonna.

“Sipir, jaga dirimu, jangan pernah bermain-main dengan narkoba,” tambah Yasonna.

Kepala Perwakilan Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi, Bambang Palasara menengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kota Jambi yang memfasilitasi terselenggaranya acara, serta mengapresiasi kontribusi besar Pemerintah Provinsi Jambi dalam penerimaan CPNS Kemkumham di Jambi beberapa waktu yang lalu, yakni dengan meminjamkan tempat dan komputer di Ruang Pola kantor Gubernur Jambi dan di Aula Bappeda Provinsi Jambi. “Pemprov Jambi mendapat penghargaan dari menteri atas kontribusi dalam penyelenggaraan test rekrutmen penerimaan CPNS Kemkumham Wilayah Jambi,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan, 404 orang CPNS Kemkumham diterima di wilayah Jambi, namun ada 1 yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, Bambang mempersilahkan berdiri 1 orang CPNS yang bekerja di Lapas Tebo yang telah menggagalkan masuknya narkoba di Lapas Tebo.

SUMBER : HUMAS PEMPROV