Enam Proyek Dikawal TP4D Kejari

Kamis, 08 November 2018 - 20:40:13 | dibaca: 53 kali


Proses Pembuatan Jalan Lingkungan
Proses Pembuatan Jalan Lingkungan /

radarjambi.co.id-MUARABULIAN-Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Batanghari melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap enam proyek tahun anggaran 2018 di Kabupaten Batanghari.


Enam proyek yang didampingi TP4D, berada pada tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Diataranya OPD Dinas PUPR, Dinas Perkebunan dan Dinas Perkim Kabupaten Batanghari.

"Satu kegiatan di bidang bina marga, tiga kegiatan pada bidang pengairan. Kemudian Dinas Perkebunan dan Dinas Perkim masing-masing satu pekerjaan," kata Kasi Intel Kejari Batanghari, Eko Joko Purwanto kepada wartawan belum lama ini.

Menurut Eko, Tim TP4D Kejari Batanghari dalam melakukan pengawalan didampingi Tim Teknis dari Dinas PUPR Batanghari.

Pasalnya, pihak kejaksaan tidak dapat menyentuh langsung pada teknis dan ini membutuhkan tenaga ahli.

"Seperti pekerjaan pintu air, Tim TP4D memanggil dan memberikan teguran kepada pelaksana karena ada dugaan persoalan dilapangan," tuturnya.

"Kemudian pada pengadaan sapi Dinas Perkebunan, terdapat 15 ekor sapi sakit dan satu ekor mati. Setelah kita cek, maka diganti oleh pihak penyedia di Lampung," imbuhnya.

Dijelaskan Eko, saat ini secara global Enam pekerjaan yang dikawal Tim TP4D sudah terealisasi 80 persen. Ketika pengecekan kelapangan bersama tim teknis membawa kontrak lengkap dengan RAB.

"Bersama tim teknis Dinas PU, kita cek kualitas pekerjaan. Bila ditemukan ada kekurangan, maka akan dibuatkan change contrack order (CCO) ," jelasnya.

TP4D dibentuk sebagai upaya awal atau langkah awal yang dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana atau kejahatan.

Upaya preventif merupakan usaha yang ditujukan untuk mencegah dan menangkal timbulnya kejahatan yang pertama kali.

Eko menerangkan, selain pendampingan dan pengawalan, Kejari Batanghari bersama Cabang Kejaksaan Negeri Muara Tembesi, juga melakukan Asitensi pada 9 OPD dan 22 Desa.

Asistensi ini, lanjutnya, merujuk pada pendampingan dan konsultasi sagar pekerjaan sesuai dan tidak menyimpang.

"Anggan pendampingan dan pengawalan di Kejari Batanghari hanya Enam kegiatan, makanya kita libatkan juga Cabang Kejari. Khusus untuk desa, asistensi paling dominan adalah pengelolaan dana desa," tutupnya.

Kepala Dinas PUPR Batanghari Zulkifli juga mengatakan hal senada terkait proyek pintu air yang ada.

"Pengerjaan pintu air yang di Rengas Condong itu mendapat pendampingan TP4D. Selain itu jalan yang di Maro Sebo Ulu juga mendapatkan pendampingan," jelasnya.

 

 

Reporter   : Didi

Editor       : Ansori