Puluhan Kendaraan Dinas akan Dilelang Secara Online

Senin, 10 Juni 2019 - 12:04:58 | dibaca: 50 kali


Kendaran dinas Kabupaten Sarolangun akan di lelang
Kendaran dinas Kabupaten Sarolangun akan di lelang /

radarjambi.co.id-SAROLANGUN- Sejumlah kendaraan dinas milik Pemkab Sarolangun direncanakan akan dilakukan pelelangan pasca Idul Fitri 1440 H. Panitia pelaksana dalam hal ini Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) sudah melakukan tahapan demi tahapan. 

Kepala BPKAD, Emalia Sari SE belum lama ini mengatakan bahwa setidaknya ada 38 unit kendaraan dinas, terdiri dari 29 Kendaraan roda empat dan 9 kendaraan roda dua yang sudah dinilai oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jambi. 

"Tahapan pelelangan penilaian dulu, kendaraan yang mau di lelang sudah dinilai oleh KPKNL dan Kabid aset sudah berkoordinasi dengan KPKNL. Mungkin jadwalnya di Sarolangun setelah lebaran," katanya. 

Hanya saja, kata Emalia Sari saat ini pihaknya terkendala pengumpulan kendaraan dinas yang mau di lelang tersebut, sebab masih banyak yang berada di luar dari BPKAD Sarolangun atau belum terkumpul di bidang aset. 

"Kendala kita barang yang mau di lelang belum terkumpul, masih ada di luar. Jadi kita masih kumpulkan kendaraan yang mau di lelang, di BPKAD," katanya. 

Lelang kendaraan dinas ini, katanya pihaknya akan menerapkan sistim lelang secara terbuka dan online. Jadi masyarakat yang dari luar daerah Kabupaten Sarolangun juga akan berkesempatan ikut dalam lelang kendaraan dinas ini. 

"Pembukaan lelang di aula kita, sistim pelelangannya online, jadi yang bersangkutan menawar barang, terus dibayar panjar, melalui transfer, kalau tidak menang uang panjarnya dikembalikan. kita cuma menyelenggarakan, ini lelang terbuka, jadi masyarakat di luar Sarolangun juga bisa ikut, karena ini dilakukan secara online,"ucapnya. 

Sementara itu, Kabid Aset, Idham Kholik, mengatakan memang pihaknya sudah berkoodinasi dengan KPKNL terkait lelang kendaraan dinas ini. 

Saat ini, memang pihaknya berupaya untuk mengumpulkan kendaraan yang mau dilelang tersebut. Salah satu contoh dengan menjemput kendaraan dinas dari Jambi 

"Kita mengumpulkan seluruh barang, setelah kita nilai. karena masih ada di bengkel,"pungkasnya.