Jalan Depan Gedung Nasional Sungaipenuh RusakParah, Dewan Minta Dibongkar

Posted on 2026-03-08 21:34:51 dibaca 1151 kali

Radarjambi.co.id-SUNGAI PENUH – Kondisi Jalan Jenderal Sudirman di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, tepatnya di kawasan Tugu 17 yang berada di pusat Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, kini menuai sorotan.

Jalan yang dibangun menggunakan batu andesit melalui anggaran APBD 2023 senilai sekitar Rp900 juta tersebut dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Kerusakan berupa permukaan jalan yang bergelombang dan berlubang memicu keluhan dari masyarakat. Warga bahkan menilai proyek tersebut mubazir, sebab sebelum dilakukan pembangunan dengan batu andesit, kondisi jalan sebelumnya yang berlapis aspal disebut tidak pernah mengalami kerusakan serius.

Salah seorang warga Sungai Penuh, Dedi, mengatakan kondisi jalan di depan Gedung Nasional itu sudah beberapa kali diperbaiki oleh Dinas PUPR karena dinilai berbahaya bagi pengguna jalan. Namun, perbaikan tersebut tidak bertahan lama.

“Jalan bergelombang dan berlubang di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, tepatnya di kawasan Tugu 17, sudah beberapa kali diperbaiki oleh dinas terkait. Tapi sekarang justru semakin rusak parah dan membahayakan pengendara, baik roda dua maupun roda empat,” ujarnya.

Tak hanya warga, sejumlah tokoh masyarakat serta anggota DPRD Kota Sungai Penuh juga mendesak agar jalan batu andesit tersebut dibongkar dan dikembalikan ke kondisi semula.

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos MM, mengatakan usulan pembongkaran jalan di depan Gedung Nasional itu sebenarnya sudah lama dibahas di kalangan legislatif, bahkan telah disampaikan dalam pandangan fraksi-fraksi DPRD.

“Kami sangat sepakat jika jalan tersebut dibongkar oleh pihak terkait sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami berharap Dinas PUPR Kota Sungai Penuh bisa menanggapi permintaan masyarakat yang disampaikan melalui DPRD, karena selain rusak parah juga membahayakan pengendara,” tegasnya.

Menurut laporan warga, konstruksi jalan yang baru selesai dikerjakan tersebut sudah mengalami pergeseran.

Sejumlah batu andesit bahkan mulai terlepas dari posisi pemasangannya, memunculkan dugaan adanya kelemahan pada kualitas pekerjaan maupun perencanaan teknis proyek tersebut.

Akibat kerusakan tersebut, jalan dilaporkan telah dua kali dibongkar dan diperbaiki dalam beberapa bulan terakhir. Ironisnya, setelah perbaikan kedua, kondisi jalan justru disebut semakin memburuk.

Saat dilalui kendaraan, batu andesit yang longgar bahkan menimbulkan suara menyerupai “musik angklung”, sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius, mengingat lokasi jalan tersebut berada di jantung Kota Sungai Penuh dan menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat setiap hari.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, Y Z Oktovianus, ST, MT, menyatakan pihaknya akan melaporkan persoalan tersebut kepada Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, untuk mendapatkan arahan terkait langkah penanganan jalan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

“Ya, secepatnya terkait permintaan Dewan tersebut kita akan minta arahan Pak Wako dan kaji sesuai aturan yang ada,” singkatnya. (mko/akd)

Copyright 2018 Radarjambi.co.id

Alamat: Jl. Kol. Amir Hamzah No. 35 RT. 22 Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi, Jambi.

Telpon: (0741) 668844 / 081366282955/ 085377131818

E-Mail: radarjambi12@gmail.co.id