Menuju Pendidikan Bermutu

Posted on 2026-05-08 10:06:59 dibaca 48 kali

Radarjambi.co.id-Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026 lalu, merupakan saat yang tepat untuk merenungkan kondisi pendidikan di Tanah Air.

Secara aktual-faktual, pendidikan kita, baik di jenjang dasar maupun menengah, dalam kondisi tidak baik-baik saja. Memang diakui, ada gerak kemajuan yang terjadi dalam kurun satu-dua tahun terakhir. Tapi, ada juga gerak kemunduran yang terjadi karena satu-dua faktor penyebabnya. Mari kita berpikir!

Ada tiga wujud gerak kemajuan pada pendidikan dasar dan menengah kita. Pertama, digitalisasi pembelajaran. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memberikan Papan Interaktif Digital (PID) kepada pihak sekolah.

Data Kemendikdasmen (2026) merilis, lebih dari 288.000 PID telah didistribusikan ke satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Distribusi ini mencakup 75% sekolah meliputi PAUD, SD, dan SMP/SMA.

Digitalisasi Pembelajaran

Hadirnya PID di ruang kelas dapat mendukung terjadinya digitalisasi pembelajaran. Terkait itu, penulis mengusulkan agar para guru PAUD, SD, dan SMP/SMA menuliskan cerita pengalamannya menggunakan PID di kelas. Cerita tadi dapat diterbitkan menjadi bunga rampai/antologi. Kelak, 

bunga rampai/antologi itu dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak Kemendikdasmen. Paling tidak, evaluasi atas penyaluran dan penggunaan PID kepada pihak sekolah.

Kedua, revitalisasi satuan pendidikan. Kemendikdasmen melakukan perbaikan ruang kelas, ruang belajar baru, sanitasi, dan lingkungan sekolah agar layak digunakan. Revitalisasi satuan pendidikan dilaksanakan di berbagai jenjang, dari PAUD hingga SMP/SMA dan sederajat.

Data Kemendikdasmen (2026) merilis, ada 1.515 PAUD, 6.328 SD, 3.989 SMP, 2.240 SMA, 1.465 SMK, dan 382 SLB yang telah mendapatkan program revitalisasi satuan pendidikan.

Terkait itu, penulis mengusulkan agar program revitalisasi satuan pendidikan juga terjadi di perpustakaan sekolah. Saat ini, umumnya perpustakaan sekolah berisikan buku paket pelajaran dan koleksi buku lama. Pihak sekolah dapat merevitalisasi koleksi buku di perpustakaan sekolah.

Misalnya, pembelian novel-novel Tere Liye untuk mendukung minat kunjung perpustakaan para siswa. Kelak, jika minat kunjung perpustakaan meningkat, minat baca pun meningkat.

Ketiga, peningkatan kesejahteraan guru. Pemerintah telah menaikkan tunjangan guru sertifikasi menjadi Rp 2 juta dan menaikkan insentif honorer, yang ditargetkan meningkatkan kualitas pendidikan.

Terkait itu, ada peningkatan pendapatan, pengembangan profesional, serta dukungan sarana dan perlindungan terhadap guru. Melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG), terutama PPG Guru Tertentu, pemerintah dapat meningkatkan kualifikasi para guru Indonesia.

Gerak Mundur

Tiga wujud gerak kemajuan di atas, patut diapresiasi. Berkat digitalisasi pembelajaran, revitalisasi satuan pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan guru, pendidikan kita kian bermutu. Tapi, di sisi lain, terjadi pula gerak kemunduran pendidikan.

Misalnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang anggarannnya jumbo (Rp335 triliun) tapi minim evaluasi. Idealnya, program MBG dikelola oleh pihak kantin sekolah agar lebih tepat sasaran.

Selain MBG, ada pula kastanisasi sekolah. Saat ini, kita dapati Sekolah Garuda yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Sekolah Rakyat yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Idealnya, pemerintah berfokus pada perbaikan kualitas sekolah (siswa, guru, dan pembelajaran) yang sudah ada saat ini. Alih-alih berpikir efisiensi anggaran, justru pendirian kedua sekolah tadi membuat anggaran sia-sia.

Untuk itulah, pemerintah perlu berpikir ulang tentang kondisi pendidikan saat ini dan mendatang. Di simpul ini, mari kita renungi kata-kata Malcolm X: Pendidikan adalah paspor menuju masa depan, karena hari esok adalah milik mereka mempersiapkannya hari ini.

Kita dorong pemerintah untuk tetap berfokus memperbaiki pendidikan bermutu di berbagai jenjang. Dengan pendidikan bermutu, penulis yakin bangsa-negara mengalami pemajuan yang bermakna.(*)

 

 

Oleh: Sudaryanto, M.Pd.

Dosen FKIP UAD; Mahasiswa S-3 Ilmu Pendidikan Bahasa UNY;

Anggota Majelis Tabligh dan Pustaka Informasi PRM Nogotirto

 

 

Copyright 2018 Radarjambi.co.id

Alamat: Jl. Kol. Amir Hamzah No. 35 RT. 22 Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi, Jambi.

Telpon: (0741) 668844 / 081366282955/ 085377131818

E-Mail: radarjambi12@gmail.co.id