Pemanfaatan Media Digital dalam Promosi Kampung Heritage Kajoetangan, Malang

Posted on 2026-06-29 15:10:14 dibaca 50 kali

Radarjambi.co.id-Jejak sejarah masih terasa kuat ketika memasuki Kampung Heritage Kajoetangan. Deretan rumah tua bergaya kolonial, lorong-lorong sempit yang sarat cerita, hingga suasana khas Kota Malang tempo dulu menjadi daya tarik yang membuat kawasan ini berbeda dari destinasi wisata lainnya.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, keunikan tersebut menjadi modal penting untuk menarik perhatian wisatawan, terutama generasi muda yang akrab dengan dunia digital.

Namun, keindahan dan nilai sejarah saja tidak cukup untuk membuat sebuah destinasi tetap dikenal. Di era digital seperti sekarang, promosi melalui media komunikasi menjadi salah satu kunci agar potensi wisata dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Mengenalkan Sejarah dengan Cara yang Lebih Dekat

Kesadaran akan pentingnya komunikasi pariwisata mendorong mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya untuk menjadikan Kampung Heritage Kajoetangan sebagai lokasi praktikum mata kuliah Komunikasi Pariwisata pada pertengahan Juni 2026.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengenal destinasi wisata secara langsung, tetapi juga melatih mahasiswa dalam merancang strategi komunikasi yang sesuai dengan perkembangan media saat ini.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa melakukan observasi sekaligus mendokumentasikan berbagai sudut kampung yang memiliki nilai sejarah.

Mereka menggali informasi mengenai daya tarik wisata, berinteraksi dengan masyarakat setempat, serta mempelajari bagaimana cerita dan identitas Kajoetangan dapat disampaikan kepada khalayak secara menarik.

Menurut dosen pengampu mata kuliah, Drs.Widiyatmo Ekoputro,M.A., Kampung Heritage Kajoetangan memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan komunikasi yang kreatif.

"Kajoetangan memiliki banyak cerita dan nilai sejarah yang menarik. Tantangannya adalah bagaimana mengemas kekayaan tersebut agar lebih mudah diterima oleh masyarakat, khususnya generasi muda yang sangat dekat dengan media digital," ujarnya.

Memanfaatkan Konten Digital sebagai Sarana Promosi

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memproduksi berbagai bentuk konten, mulai dari video pendek untuk TikTok dan Instagram Reels hingga infografis yang memuat informasi mengenai sejarah dan daya tarik

Kampung Heritage Kajoetangan. Konten-konten tersebut dirancang agar tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu memberikan informasi yang mudah dipahami.

Salah satu mahasiswa, Rara Dify Aidillah, menjelaskan bahwa masyarakat saat ini cenderung mencari referensi wisata melalui media sosial. Karena itu, penyajian informasi yang kreatif menjadi hal yang sangat penting.

"Banyak orang memilih destinasi wisata setelah melihat konten di media sosial. Karena itu, kami mencoba mengemas cerita tentang Kajoetangan dengan konsep yang lebih menarik dan dekat dengan selera generasi muda," ungkapnya.

Melalui media digital, informasi mengenai Kampung Heritage Kajoetangan dapat diakses kapan saja dan oleh siapa saja. Tidak hanya wisatawan domestik, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah bahkan mancanegara dapat mengenal destinasi ini melalui berbagai platform media sosial.

Kehadiran konten digital yang menarik juga mampu membangun rasa penasaran sehingga mendorong orang untuk datang dan merasakan langsung suasana kampung bersejarah tersebut.

Digitalisasi sebagai Upaya Menjaga Eksistensi Wisata

Pemanfaatan media komunikasi pariwisata di era digital menunjukkan bahwa promosi wisata tidak lagi terbatas pada brosur atau media konvensional.

Lebih dari itu, komunikasi pariwisata menjadi sarana untuk membangun kedekatan emosional antara calon wisatawan dengan sebuah destinasi melalui cerita, visual, dan pengalaman yang dibagikan.

Sinergi antara masyarakat lokal, akademisi, dan perkembangan teknologi menjadi langkah penting dalam menjaga keberlangsungan Kampung Heritage Kajoetangan sebagai salah satu ikon wisata sejarah Kota Malang.

Dengan dukungan media digital dan kreativitas generasi muda, kawasan yang menyimpan banyak cerita masa lalu ini tidak hanya tetap hidup di tengah perubahan zaman, tetapi juga semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Pada akhirnya, pemanfaatan media komunikasi pariwisata di era digital bukan sekadar tentang mempromosikan tempat wisata, melainkan juga tentang menjaga dan mewariskan nilai sejarah kepada generasi mendatang.

Kampung Heritage Kajoetangan membuktikan bahwa warisan masa lalu dapat terus relevan dan memiliki tempat di hati masyarakat masa kini.(*)

Copyright 2018 Radarjambi.co.id

Alamat: Jl. Kol. Amir Hamzah No. 35 RT. 22 Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi, Jambi.

Telpon: (0741) 668844 / 081366282955/ 085377131818

E-Mail: radarjambi12@gmail.co.id