Resmi, Healthy Cities Summit 2026 di Kota Jambi Diusulkan Mundur ke November

Posted on 2026-10-10 19:59:13 dibaca 56 kali

Radarjambi.Co.Id - Jambi, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengusulkan penjadwalan ulang pelaksanaan Healthy Cities Summit (HCS) ke-7 Tahun 2026 yang semula direncanakan pada 25–28 Oktober menjadi 22–25  November 2026. Usulan tersebut menyusul kondisi kabut asap yang berdampak terhadap kualitas udara serta gangguan penerbangan menuju Kota Jambi, Provinsi Jambi akibat terbatasnya jarak pandang.

Keputusan untuk mengusulkan perubahan jadwal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Healthy Cities Summit 2026 di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Sabtu (10/10/2026) pagi.

Rapat dihadiri Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kota Jambi Drs. H. A. Ridwan, M.Si., pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Jambi, serta pemangku kepentingan terkait.

Dalam rapat tersebut, sejumlah aspek kesiapan pelaksanaan HCS menjadi pembahasan, mulai dari perkiraan cuaca berdasarkan informasi BMKG, kesiapan infrastruktur dan akses jalan bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi, hingga kesiapan lokasi kunjungan peserta.

Beberapa lokasi yang direncanakan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan di antaranya Kolam Retensi Telaga Kajang Lako, fasilitas pengelolaan air limbah domestik dan depo pengelolaan sampah di kawasan Sijinjang, Candi Muaro Jambi, serta Sekolah Rakyat di Kota Jambi.

Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi mendukung penuh kesiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah HCS 2026. Menurutnya, kegiatan yang mempertemukan pemerintah kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia tersebut merupakan agenda penting yang turut membawa nama baik Provinsi Jambi.

“Kami menyambut baik ketika Kota Jambi ditunjuk sebagai tuan rumah HCS tahun 2026. Kegiatan ini menjadi tempat berkumpulnya kepala daerah se-Indonesia dan pejabat terkait dalam forum kota sehat,” ujarnya.

Ia menegaskan, persiapan perlu dilakukan secara matang agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi para peserta. Dukungan lintas sektor diperlukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, lokasi kegiatan, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.

“Kegiatan ini cukup besar. Kita tentu ingin seluruh persiapannya matang sehingga para tamu yang datang ke Jambi merasa nyaman. Ini juga menyangkut nama baik daerah, sehingga Pemerintah Provinsi siap mendukung dan membantu Pemkot Jambi,” tegasnya.

Al Haris menjelaskan, berdasarkan pembahasan bersama, pelaksanaan HCS diusulkan untuk ditunda hingga November dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan kabut asap yang masih berpotensi mengganggu jalannya kegiatan.

“Alhamdulillah, tadi sudah kita putuskan untuk mengusulkan penundaan HCS 2026. Kita tidak ingin pelaksanaannya kurang maksimal, sehingga diperlukan pematangan persiapan. Kita sama-sama mengetahui saat ini masih terjadi kemarau panjang dan kabut asap,” katanya.

Ia berharap kondisi cuaca dan kualitas udara di wilayah Jambi membaik menjelang jadwal pelaksanaan yang baru. Sementara itu, pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Jambi yang dijadwalkan mulai 30 Oktober tetap dilaksanakan sesuai rencana.

“Semoga pada tanggal yang telah diusulkan, kondisi cuaca dan udara di Kota Jambi sudah semakin baik. Untuk MTQ tingkat Provinsi Jambi tetap dilaksanakan pada 30 Oktober karena rangkaian kegiatannya sudah terjadwal dan melibatkan banyak cabang perlombaan,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jambi beserta jajaran Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan terhadap persiapan HCS 2026. Menurutnya, kehadiran berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan dalam rapat koordinasi tersebut memperkuat sinergi dalam menyukseskan agenda nasional itu.

“Alhamdulillah, hari ini Pak Gubernur hadir bersama Pak Wakil Gubernur, Pak Sekda, kepala biro, kepala dinas, para asisten, hingga unsur terkait lainnya. Ini merupakan bentuk dukungan dan penghargaan bagi kami sebagai tuan rumah yang dipercaya menyelenggarakan pertemuan Kabupaten/Kota Sehat se-Indonesia,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan, salah satu pertimbangan utama pengusulan perubahan jadwal adalah informasi prakiraan cuaca dari BMKG. Berdasarkan pemaparan dalam rapat, potensi hujan diperkirakan mulai meningkat pada akhir Oktober, sehingga kondisi kabut asap pada jadwal awal kegiatan dikhawatirkan belum pulih secara optimal.

Atas pertimbangan tersebut, Pemkot Jambi akan menyampaikan surat kepada pemerintah pusat untuk mengusulkan perubahan jadwal. Dalam skema yang dibahas, 22 November direncanakan sebagai hari kedatangan peserta, sedangkan kegiatan utama berlangsung pada 23 November, dilanjutkan rangkaian kegiatan hingga 25 November 2026.

Maulana menambahkan, kesiapan HCS membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, terutama dalam memastikan kelancaran akses menuju lokasi kegiatan dan kesiapan titik-titik kunjungan. Pemkot Jambi juga akan melakukan pengecekan langsung terhadap rute yang akan dilalui para tamu.

Selain kesiapan acara, penyelenggaraan HCS diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui peningkatan infrastruktur dan pergerakan ekonomi lokal.

“Kami berharap kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Melalui HCS, infrastruktur juga dapat dibenahi melalui kolaborasi pemerintah kota, provinsi, dan pusat, termasuk jalan menuju Sekolah Rakyat, kawasan Sijinjang, serta ruas jalan nasional lainnya,” jelasnya.

Menurut Maulana, kedatangan peserta dari berbagai daerah juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor kuliner, perhotelan, UMKM, hingga penjualan oleh-oleh khas Jambi.

“Dengan banyaknya tamu yang datang, tentu ada pergerakan ekonomi. Mereka membutuhkan makanan, penginapan, dan oleh-oleh. Karena itu, kami berharap masyarakat ikut mendukung dan bersama-sama menjadi tuan rumah yang baik bagi saudara-saudara kita dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah konsulat jenderal telah mengonfirmasi rencana kehadiran dalam kegiatan tersebut. Pemkot Jambi akan terus mematangkan seluruh persiapan sembari menunggu persetujuan pemerintah pusat atas usulan perubahan jadwal.

Melalui koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemkot Jambi, dan seluruh pemangku kepentingan, pelaksanaan HCS ke-7 Tahun 2026 diharapkan dapat berlangsung lancar, memberikan kenyamanan bagi peserta, serta membawa manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Kota Jambi.(*)

Copyright 2018 Radarjambi.co.id

Alamat: Jl. Kol. Amir Hamzah No. 35 RT. 22 Kelurahan Selamat Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi, Jambi.

Telpon: (0741) 668844 / 081366282955/ 085377131818

E-Mail: radarjambi12@gmail.co.id