PDAM Tirta Mayang Siapkan Strategi Hadapi Kemarau

Jumat, 22 April 2016 - 22:01:41


/

RADARJAMBI.CO.ID, JAMBI- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Sultan Thaha Jambi memprediksi bahwa musim kemarau akan mulai terasa pada bulan Mei mendatang. Namun, tak seluruh wilayah di Provinsi Jambi akan mengalami musim kemarau di waktu yang bersamaan.

“Kalau sesuai prediksinya BMKG musim kemarau akan tiba pada Mei mendatang,” kata Prakirawan BMKG Sultan Thaha Jambi, Nabila.

Hal ini tentunya, mengingatkan jika musim kemarau tiba, sebagian wilayah di Jambi terutama di Kota Jambi mengalami kesulitan air. Namun, masyarakat tak perlu khawatir, pasalnya PDAM Tirta Mayang Kota Jambi sudah mempersiapkan strategi untuk menghadapi musim kemarau mendatang.

“Kami sudah mengantisipasi itu, sedang kami lakukan pengerukan di Sungai Batanghari,” kata Dirut PDAM Tirta Mayang, Erwin.

Dijelaskannya, jika musim kemarau tiba, maka secara otomatis Sungai Batanghari akan mengalami penyusutan debit air. Sehingga, Intake tidak bisa bekerja secara maksimal. Oleh karena itu, pengerukan sungai sangat diperlukan. Sehingga saat musim kemarau tiba PDAM masih dapat melayani masyarakat dengan maksimal.

Selain melakukan pengerukan, pihak PDAM juga akan memperpanjang pipa seperti di wilayah Sijenjang.“ Kita akan perpanjang hingga ke tengah sesuai dengan rencana anggaran,” ujarnya.

Erwin berharap jika musim kemarau tahun ini tidak begitu panjang, sehingga distribusi air ke masyarakat tidak mengalami gangguan.

“Kalau pun nanti terjadi, kami juga sudah siapkan mobil tangki yang bisa menjangkau ke seluruh wilayah di Kota Jambi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, PDAM harus mendistribusikan air kemasyarakat hingga 900 ribu kubik per harinya. Ia mengatakan bahwa daftar tunggu tahun ini sudah mencapai 6 ribuan dan baru terealisasi sekitar seribu sambungan.

“Kalau target kita tahun 15 ribu sambungan, memang agak lambat realisasinya,” katanya.

Reporter: Chandra
Editor: Gustav