Radarjambi.co.id - MUARABULIAN - Lapas Klas II B Muarabulian klaim pegawainya sudah steril dari Narkoba. Hal ini diungkapkan Kalapas, Dwi Santosa, ketika menerima kunjungan pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batanghari.
“Khusus pegawai Lapas Kelas II B Muarabulian, telah dilakukan tes urine meski belum seluruhnya. Dan hasilnya negatif narkoba. Tapi ada pegawai mengkonsumsi obat batuk ternyata terdeteksi," tuturnya Dwi Santosa.
Meski telah meyakini Lapas Kelas IIB Muarabulian steril narkoba.
Namun untuk kedepannya, dirinya berjanji tetap menekankan khususnya kepada pegawai Lapas, Lapas Kelas IIB Muarabulian perang terhadap narkoba.
Sebagai antisipas agar narkoba tidak masuk area Lapas, Santosa menyebutkan, dirinya telah perintah kepada petugas selalu menggelar razia rutin dan razia dadakan. Razia yang bersifat insidentil tetap melibatkan intsansi lain.
"Kita juga pengetatan terhadap barang masuk yang dibawa pengunjung atau keluarga napi termasuk petugas. Kita telah siapkan tempat khusus pemeriksaan dan penitipan barang sebelum masuk blok. Apalagi membawa hp, termasuk petugas tidak boleh bawa hp masuk blok, kecuali ada acara kita butuh hp untuk foto-foto saja," ungkapnya.
Santosa berharap khusus kepada napi kasus narkoba, baik pengguna, kurir atau bandar, agar berhenti menggunakan narkoba. "Jauhi narkoba setelah bebas nanti. Apalagi pengguna narkoba merupakan korban," tegasnya.
Sekedar diketahui, sebagian napi narkoba Lapas Kelas IIB Muarabulian telah dipindahkan ke Lapas Narkoba Sabak, Kabupaten Tanjab Timur. Alasan pemindahan karena mereka melanggar peraturan serta napi dengan hukuman tinggi yang berpotensi mengganggu keamanan.
"Sejak kepemimpinan saya selama dua tahun, napi narkoba yang dipindahkan ke Lapas Narkoba Sabak berjumlah 30 orang. Ke Lapas lain juga ada, yakni Lapas Bangko," tandasnya.
Reporter : Didi
Editor : Ansori
FKH : Minyak Sintetis Sangat Membantu Masyarakat Dan Pedagang Kecil
H Al Haris Raih Penghargaan dari PLN, Atas Partisipasi dan Peduli Lunas Pembayaran
BKPSDM Terima 83 Berkas Pendaftaran P3K, Dari 132 Formasi yang Diusulkan
Pertamina EP Jambi Dukung Percepatan Penurunan Stunting di Kumpeh Ulu dengan PMT