Radarjambi.co.id - KERINCI - Banjir bandang yang menghantam tiga desa di Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Selasa (23/04/2019) disebabkan hutan di wilayah Lempur sudah gundul. Selain itu, banjir ini juga disebabkan curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Kerinci.
Ketua Pengurus Lembaga Desa Wisata Lekuk 50 Tumbi Lempur, Daswharsya, terkait banjir bandang yang menghantam Desa Lempur mengungkapkan areal hutan di hulu dan sekitar Sungai di Lempur berkurang drastis.
Praktik alih fungsi lahan berlangsung masif sehingga berdampak pada areal resapan air.
“Memang hujan dengan intensitas tinggi tengah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci. Namun, faktor cuaca termasuk hujan hanya pemicu. Faktor utamanya, adanya perambahan hutan di hulu sungai membuat serapan air tidak maksimal lagi," ungkapnya.
Daswharsya menyebutkan, banyaknya pemalakan liar dan pembukaan lahan untuk perkebunan di hulu Sungai menjadi pemicu terjadi banjir bandang di Lempur.
"Perambahan hutan di Lempur sudah terjadi sejak dua tahun belakangan ini, kita sudah menghimbau kepada masyarakat untuk tidak merambah hutan lagi, namun tidak dihiraukan," sebutnya.
Akibat banjir bandang ini, puluhan rumah yang berada di bantaran sungai terendam.
"Ada puluhan rumah warga di tiga desa Lempur yang terendam banjir, mudah-mudahan banjir ini cepat surut," katanya.
Reporter : Soni
Editor : Ansori
Kadis Perkim Akui Punya Hubungan Emosional Dengan R, Netty : Dia Sering Ngantar Saya Makan-makan
Penerima Program PKH di Tanjabbar Belum Merata 9.754 Penerima dari Total 34 Ribu KPM
Ketua DPRD H M Syaihu Kembali Umrohkan Puluhan Masyarakat Sarolangun
PT Minemex Konsisten Menjaga Fasilitas Umum, Arpen : Dipastikan Tambang Tak Menggangu Jalinsum
Demokrat Waka I, PKS dan PPP Bersaing Rebut Waka II DPRD Sarolangun
KPU Gelar Debat Publik Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin