Pencanangan Vaksin Covid-19 Diundur Dari Jadwal Semula

Rabu, 13 Januari 2021 - 19:35:44


Sudirman
Sudirman /

radarjambi.co.id-JAMBI-Pencanangan vaksinasi Covid-19 jenis sinovac di Provinsi Jambi diundur. Semula dijadwalkan, Rabu (13/1), diundur menjadi Kamis 14 Januari 2021.

Sekda Provinsi Jambi Sudirman mengatakan, pada (13/1) merupakan jadwal gladi resik bagi yang akan divaksin. Yakni proses pemeriksaan semacam screening test awal. ”Pada tanggal 14 sudah bisa kita ketahui posisi yang akan divaksin pusat,” terangnya.

Menurut Sudirman, jumlah yang diminta oleh Kementerian Kesehatan sebagai orang pertama divaksin hanya 10 orang.

Para pejabat yang divaksin pertama yaitu Kapolda, Wakapolda, Danrem, Sekda Provinsi Jambi, Staf Ahli, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kepala Dinas Kesehatan, Direktur Rumah Sakit Umum dan unsur pendeta.

Setelah proses pencanangan dan penyuntikan vaksinasi tahap pertama, dilanjutkan vaksinasi di dua wilayah, Kota Jambi dan Muarojambi.

Vaksin yang didistribusikan ke Kota Jambi sebanyak 14.000 ribu dosis lebih, dan ke Muarojambi 3.400 dosis.

“Kami sudah rapatkan agar pencanangan juga untuk calon-calon yang divaksin di Kota Jambi dan Muarojambi. Jadi nanti bisa sebagai contoh bagi masyarakat.Insya Allah aman,” katanya.

Sementara itu untuk mekanisme peserta yang akan divaksinasi selanjutnya, nama-nama tenaga medis yang dipilih akan memperoleh SMS langsung dari pusat.

“Begitu ada perintah itu, artinya siap untuk divaksin dengan tanggal pelaksanaan ditetapkan oleh Kota Jambi dan MuaroJambi. Karena tanggal 14 Januari hanya tahapan pencanangan saja, bisa jadi penyelesaiannya tiga sampai empat hari, bahkan 1 minggu,” jelasnya.

Proses penyaluran vaksin ke daerah daerah sudah dilakukan, mulai Selasa (12/1) kemarin. Di Kota Jambi misalnya, sudah dikirim sebanyak 8.000 dosis vaksin Sinovac ke Gedung Farmasi Kota Jambi.

Kedatangan vaksin tersebut dikawal ketat aparat kepolisian. Ribuan vaksin tersebut tampak dikemas dalam 4 kardus. Setelah dilakukan serah terima, vaksin langsung dibawa petugas ke dalam gedung Farmasi, untuk kemudian disimpan di lemari pendingin bersuhu 2 sampai 8 derajat celcius. (rvi/akd)