Desak Terminal Pembengis Dikembalikan ke Daerah, A Jahfar Lakukan Tinjauan Lapangan dan Raker Komisi

Senin, 05 Januari 2026 - 15:37:44


/

RADARJAMBI.CO.ID, TANJABBAR - Sepakat dengan permintaan masyarakat terkait Terminal pembengis kecamatan Bramitam yang terbengkalai aset milik pemerintah provinsi jambi dikelola oleh daerah, Anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Tanjabbar-Tanjabtim, Ahmad Jahfar melakukan tinjauan kelapangan dan rapat kerja (Raker) Komisi dengan OPD terkait.

"Ini sudah saya usulkan, dalam tinjauan ke lapangan dan rapat kerja komisi dengan OPD supaya dikembalikan saja ke Kabupaten," ungkap Jahfar, Senin (5/1/2025).

Jahfar menegaskan untuk segera menindak lanjutinya, agar bisa di kelola oleh Kabupaten untuk memperindah tata kota.

Semetara terpisah, Camat Bramitam, Rendry juga menyarankan hal yang sama, menurutnya dikuatirkan lokasi yang gelap disalahgunakan menjadi tempat tindak kejahatan.

"Yang kita khawatirkan tempat tersebut disalah gunakan menjadi tempat mesum, transaksi narkoba dan tindak kejahatan lainnya, maklum suasana yang gelap tertutup berbagai tanaman," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Terminal Tipe B Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) terbengkalai masyarakat meminta agar dikembalikan ke daerah.

Hery, warga Tanjabbar meminta agar pemerintah provinsi mengembalikan bangunan terminal tersebut ke daerah. Sebab terminal tersebut saat ini terbengkalai dan kumuh serta tidak terurus.

Ia juga meminta jika dikembalikan ke daerah diharapkan bisa lebih bermanfaat daripada provinsi terbengkalai seperti saat ini.

"Kalau pemprov tidak bisa urus kembalikan lah ke daerah, dulu di urus kabupaten lebih terurus," ucapnya.

Saat ini terminal tersebut jangan kan diurus, pemprov tidak ada melihat sama sekali sepertinya. Terminal itu seharusnya bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat Tanjabbar.

"Kita harapkan agar di daerah ini bisa dimanfaatkan bukan teronggok seperti itu," ucapnya.

Sementara itu, Yudi juga mengungkapkan jika tempat tersebut hanya membuat kumuh sehingga membuat daerah tampak tidak baik.

"Itukan berada di jalan mau masuk Tungkal, orang melihat tidak enak," ucapnya.

Yudi mengatakan jika tempat itu untuk bongkar muat, atau aktivitas lainnya yang bisa dikelola daerah sehinga masyarakat juga bisa diberdayakan dan perekonomian bergerak.

"Kalau daerah kan semua bisa disitu kalau pemrov jangankan mau ngrusu, nengok bae Idak." Tandasnya.

Menanggapi hal itu, Plt Kadishub Tanjabbar Agus Sumantri mengatakan pihaknya akan menanggapi permintaan masyarakat itu. Ia berharap Pemprov bisa menghibahkan terminal tersebut agar bisa bermanfaat untuk masyarakat dan daerah.

"Kita usahakan agar lebih bermanfaat, kita akan surat secara resmi nanti," ucapnya.

Agus menegaskan terminal saat ini memang benar-benar terbengkalai. Ia berharap nantinya bisa dikelola daerah dan bisa dimanfaatkan sebagai kemasukan pendapatan daerah.

"Kita upayakan itu, karena kalau saya lihat daerah bisa mendapatkan PAD dari situ." Tandasnya.(Ken/akd)