Radarjambi.co.id-JAMBI-Para ASN di Provinsi Jambi merasa cemas dengan uang mereka di Bank Jambi. Pasalnya Bank berlogo angka Sembilan tersebut dikabarkan tidak bisa diakses baik melalui banking maupunn ATM.
Yang lebih menguatirkan ada nasabah yang mengaku kehilangan uangnya puluhan juta di rekening bank Jambi.
''Saya kuatir uang saya hilang di bank Jambi. Karena dari vidio yang saya lihat dan pesan di WA ada nasabah yang kehilangan uangnya puluhan juta. hari minggu kemarin saya berusah untuk mengcek ternyata tidak bisa,'' ujar salah seorang ASN di provinsi.
Senada dengan ASN yang berdinas di provinsi Jambi ASN yang berdinas di Kabupaten Muarojambi juga merasakan hal sama. Rasa kuatir dan cemas meliputi hati mereka jika uang mereka raib di Bank Jambi.
''Gaji disitu, (Rekening bank jambi red) simpanan tabungan di situ wajarlah kami kuatir. Mano banyak keperluan bulan puaso ni. Ni sayo nak ngecek ke bank Jambi, dari semalam mikirinyo,'' sebut ASN tersebut dengan logat Jambi.
Sementara itu, Suasana di Kantor Bank Jambi Cabang Sengeti Muaro Jambi mendadak riuh. Senin (23/2) pagi. Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mendatangi bank tersebut untuk melayangkan protes terkait hilangnya saldo di rekening tabungan mereka secara tiba-tiba.
?Berdasarkan pantauan di lokasi, para ASN yang datang tampak panik dan kesal. Sebagian besar mengaku baru menyadari adanya pengurangan saldo saat hendak melakukan penarikan tunai atau mengecek layanan mobile banking.
Selain itu, kedatangan mereka juga setelah adanya informasi nasabah Kehilangan Saldo.
?Salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa saldo di rekeningnya berkurang hingga Rp 24 juta lebih.
?"Saldo saya ada Rp 50 juta, tapi setelah di cek berkurang Rp 24 juta lebih. Padahal saya tidak pernah narik," kata ASN yang enggan disebutkan namanya.
?Laporan sementara menunjukkan bahwa nominal saldo yang hilang dibawah Rp 10 juta hingga puluhan juta. Kondisi ini memicu kekhawatiran adanya tindakan peretasan atau gangguan sistem pada bank daerah tersebut.
"Penarikan tidak bisa dilakukan. Kata petugas tunggu selesai masalah ini baru bisa ditarik," imbuhnya.(akd)
Wabup Jun Mahir Dampingi Gubernur Al Haris Safari Ramadhan di Pijoan
Pemkot Jambi Beri Kemudahan Akses Bagi Usaha Mikro, Pengurusan KKPR Lebih Sederhana dan Praktis
Wakil Wali Kota Jambi Diza Membuka Pasar Beduk Bahagia Pemkot Jambi 2026
Satu Tahun Kepemimpinan Maulana -Diza, Ekonomi Tumbuh, Kota Jambi Bahagia
Sekda Budhi bersama Bapanas Turun ke Pasar Sengeti, Pastikan Harga Pangan Tak Melonjak
Gebyar Ramadhan Muaro Jambi 2026, Ririn Novianty Pastikan Kesiapan Lokasi
Wabup Hadiri Apel Siaga Kamtibmas, Sinergi Jaga Kondusivitas Selama Ramadhan 1447 H