Ketua DPRD Kota Jambi KFA Gelar Reses Serap Aspirasi Masyarakat

Rabu, 01 April 2026 - 19:54:33


/

Radarjambi.Co.Id - Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly menggelar reses  di Bumi Perkemahan Cadika, RT 01, Kelurahan Telanaipura, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi XII Cek Endra, Anggota DPRD Kota Jambi Muhili Amin, Wali Kota Jambi Maulana dan Kepala OPD yang terkait.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong arah politik yang lebih konkret dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Tak sekadar agenda rutin serap aspirasi, reses kali ini menegaskan perubahan paradigma politik dari sekadar seremonial menuju kerja nyata yang bisa dirasakan masyarakat.

Dalam forum tersebut, Cek Endra menegaskan bahwa penggunaan anggaran reses harus efektif dan tepat sasaran. 

Ia mengingatkan agar tidak ada lagi kegiatan yang hanya bersifat formalitas tanpa hasil yang jelas.

“Tidak boleh lagi reses yang tidak bermanfaat. Semua penggunaan anggaran harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Ini sudah menjadi instruksi yang harus dijalankan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa ke depan, politik harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar retorika.

“Bukan lagi politik pidato, tapi politik aksi. Setiap pertemuan harus menghasilkan solusi nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Kemas Faried Alfarelly menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum reses, melainkan ditindaklanjuti secara konkret. 

Ia menyebut, sinkronisasi antara DPRD Kota Jambi dan DPR RI menjadi kunci agar program berjalan efektif.

“Reses ini harus jadi jembatan yang benar-benar menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Tidak boleh hanya dicatat, tapi harus direalisasikan,” katanya.

Dalam sesi dialog, berbagai persoalan mendasar disampaikan warga. Mulai dari penanganan sampah yang dinilai belum optimal, hingga persoalan drainase yang kerap memicu genangan saat hujan.

Menanggapi hal tersebut, Kemas Faried memastikan akan turun langsung ke lapangan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melihat kondisi riil.

“Kita akan cek langsung. Kalau bisa ditangani melalui anggaran rutin, akan segera kita kerjakan. Jika tidak memungkinkan, akan kita dorong melalui usulan program baru,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran, termasuk bantuan kepada masyarakat agar tepat guna dan tidak disalahgunakan.

Dengan pendekatan yang lebih substantif, reses ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara legislatif pusat dan daerah dalam menghadirkan kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian, Kemas Faried juga menyalurkan 400 paket sembako kepada warga Telanaipura dalam rangkaian kegiatan reses tersebut.

Ia menegaskan, DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga mendorong agar setiap kebijakan dan anggaran benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata.

“Kami ingin memastikan sinergi antara DPRD, pemerintah kota, dan pemerintah pusat berjalan baik, sehingga setiap program benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya.

Ke depan, kegiatan reses tidak lagi dipandang sebagai agenda formal tahunan, melainkan sebagai ruang solusi tempat di mana keluhan warga dijawab dengan tindakan nyata.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa pemerintah kota terus mendorong percepatan pembangunan melalui Program Kampung Bahagia, dengan alokasi Rp100 juta per RT. Program ini akan menyasar 1.583 RT dan dilaksanakan dalam dua tahap.

“Semua program berbasis rembuk warga dan gotong royong, sehingga pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.(ria/akd).