Pemkot Jambi Gandeng Badan Informasi Geospasial Tingkatkan Keakuratan Data

Senin, 22 Juni 2026 - 13:56:47


/

Radarjambi.Co.Id - Jawa Barat, Dalam upaya mengoptimalkan keakuratan data dalam konteks informasi Geospasial di Kota Jambi, Pemerintah Kota mengambil langkah strategis dengan melakukan penandatangan Dokumen Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja (NK-RK) bersama Badan Informasi Geospasial (BIG). 

Penandatanganan dilangsungkan di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2, BIG Jl. Raya Bogor KM. 46, Cibinong, Bogor Jawa Barat, Senin (22/06/2026),  yang ditandatangani antara Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, bersama Sekretaris Utama Badan Informasi Geospasial, Dr. Ir. RA. Belinda Arunarwati  Margono, M. Sc,.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini bertujuan guna mengoptimalkan peran data dan informasi geospasial untuk pembangunan di Kota Jambi dan pembangunan nasional, dengan harapan melalui Nota Kesepakatan ini dapat meningkatkan sinergi dan koordinasi para pihak dalam penyelenggaraan, pengembangan, dan pemanfaatan data dan informasi geospasial untuk pembangunan di Kota Jambi sesuai dengan tugas dan fungsi masing – masing. 

Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana mengatakan, bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) ini merupakan momentum dalam menguatkan tata kelola informasi yang lebih akurat dalam konteks pelayanan publik. Seperti bidang kesehatan, pendidikan, pemukiman, pajak retribusi, hingga tata kelola persampahan.

“Saya didampingi Kepala OPD yang berkaitan langsung dengan informasi geospasial hari ini mendatangani Nota Kesepahaman untuk kerja sama, supaya geospasial di Kota Jambi bisa lebih baik, sehingga mendapatkan informasi yang akurat dalam konteks perencanaan,” katanya.

Ia mengungkapkan, sejauh ini dengan keakuratan data telah berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi.

“Alhamdulillah tahun lalu orang pendapatan pada susah, kita naik dari aspek pajak, apalagi dengan dukungan informasi geospasial yang lebih detil lagi,” ungkapnya 

Menurutnya, dengan data yang akurat merupakan fondasi untuk mewujudkan pembangunan daerah yang tepat sasaran dan menghasilkan manfaat besar.

“Mudah – mudahan kerja sama ini bisa terus berlanjut dan menghasilkan sesuatu yang sangat positif, mengingat akhir tahun ini Kota Jambi juga akan menjadi sebagai tuan rumah forum Smart City Nasional,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Informasi Geospasial Belinda Arunarwati  Margono menyambut baik penandatanganan yang telah dilakukan bersama Pemerintah Kota Jambi. 

“Tentunya kami sangat senang, karena Kota Jambi telah melihat kebutuhan akan pentingnya informasi geospasial dalam perencanaan tentunya ini sangat positif,” ucapnya.

Menurutnya, informasi geospasial bukan hanya tentang data, namun bagaimana data itu dapat di olah menjadi sumber informasi yang memberikan manfaat secara langsung.

“Contohnya seperti mengelola fasilitas Kesehatan dan pendidikan seperti yang disampaikan Pak Wali Kota. Dan ini dapat menjadi contoh konkret, bahwa informasi geospasial ini dapat dipakai dikehidupan sehari – hari,” singkat Belinda.

Adapun Ruang lingkup Nota Kesepakatan ini meliputi: 

1. penyelenggaraan informasi geospasial dasar; 

2. pembinaan penyelenggaraan informasi geospasial tematik; 

3. pembangunan infrastruktur informasi geospasial; 

4. peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang informasi geospasial; dan

5. kegiatan lain yang disepakati oleh masing – masing pihak selama berkaitan dengan Sinergi Bidang Informasi Geospasial di Kota Jambi. 

 

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana turut didampingi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fahmi, Kepala Bapperida Suhendri, Kepala BPPRD Ardi, Kadis Kominfo Saleh Ridha, Kepala Dinas Perkim M. Wildan Murtadho Al Idrus, serta sejumlah Kepala Bagian dan jajaran terkait dilingkungan Pemkot Jambi.(*)