Wakil Bupati Muaro Jambi,Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:23:54


/

Radarjambi.co.id-MUAROJAMBI-Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, secara resmi menutup kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serentak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Muaro Jambi pada Sabtu (18/07/26) pagi.

Acara penutupan terpusat ini dilaksanakan di SD Negeri 105/IX, Danau Lamo, Kecamatan Maro Sebo, dan diikuti secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting oleh seluruh satuan pendidikan SD dan SMP di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

Kegiatan MPLS yang telah berlangsung sejak tanggal 13 hingga 17 Juli 2026 ini mengusung tema yang sarat akan nilai budaya, yaitu Interaksi Kearifan Lokal, "Makan Bernampan Duduk Besilo" (MBDB).
Wujud Dukungan Pemda Terhadap Kelestarian Budaya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Junaidi H. Mahir menyampaikan apresiasi yang tinggi serta dukungan penuh dari Pemerintah Daerah atas inisiasi tema kearifan lokal dalam MPLS tahun ini.

Menurutnya, mengenalkan tradisi kepada generasi muda sejak dini merupakan langkah krusial dalam menjaga kelestarian budaya daerah.

"Saya atas nama pemerintah daerah sangat mendukung (mensupport) acara kearifan lokal seperti ini. Ini adalah langkah nyata kita dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah di tengah arus modernisasi," ujar Junaidi H. Mahir.

"Filosofi makan bernampan duduk besilo di Jambi melambangkan kebersamaan, kesetaraan, dan rasa syukur. Duduk besilo di lantai bersama-sama secara langsung menghapus batasan status sosial. Di sana, semua orang duduk sejajar tanpa ada yang lebih tinggi atau lebih rendah," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa menyantap hidangan dari satu nampan yang sama mengajarkan para siswa tentang pentingnya berbagi dan semangat gotong royong. Tradisi ini dinilai analog dengan kebiasaan makan dari satu piring bersama teman atau keluarga, yang mampu mempererat ikatan emosional dan membuat semua orang merasa sama pentingnya.

Melalui penutupan MPLS ini, diharapkan nilai-nilai luhur dari kearifan lokal "Makan Bernampan Duduk Besilo" dapat diimplementasikan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi pondasi karakter yang kuat dalam interaksi sosial mereka ke depan.(akd)