Radarjambi.Co.Id - JAMBI, Pembangunan jalan sepanjang 60 meter di Perumahan Permata Abadi, RT 19, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, menyimpan kisah haru.
Jalan yang dibangun dengan konstruksi rigid beton melalui pokok pikiran (pokir) Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly itu tidak sekadar menjadi akses baru bagi warga.
Pembangunan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan Kemas Faried kepada almarhum M Rafi Akbar, anak asal Simpang Rimbo yang meninggal dunia setelah berjuang melawan leukemia pada Juli 2025 lalu
Minggu pagi (9/8/2026), Kemas Faried datang meninjau langsung hasil pembangunan jalan tersebut. Kedatangannya disambut warga dengan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jalan yang selama ini dinantikan.
M Rafi Akbar dikenal sebagai sosok anak yang gigih dan pejuang. Ia meninggal dunia pada Rabu, 2 Juli 2025, dalam usia tujuh tahun setelah berjuang melawan penyakit leukemia.
Kenangan terhadap Rafi ternyata masih membekas bagi Kemas Faried. Ia mengaku pertama kali mendapat informasi mengenai kondisi Rafi saat anak tersebut tengah menjalani perawatan di RSUD Raden Mattaher Jambi.
"Saya teringat awal hadir di sini. Saya punya kenangan indah dengan almarhum ananda M Rafi Akbar. Saat itu saya mendapat laporan kondisi ananda Rafi saat dirawat di RS Raden Mattaher. Ini tidak bisa saya lupakan, saya anggap sebagai anak saya sendiri," ujar Kemas.
Kemas menuturkan, orang tua Rafi sempat membawanya datang menemuinya dalam kondisi sehat. Namun, setelah Rafi meninggal dunia, ia kembali mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa.
Dalam kunjungan tersebut, Kemas tidak hanya melihat kondisi keluarga yang kehilangan anak tercinta. Ia juga melihat langsung kondisi sarana dan prasarana di lingkungan tempat tinggal Rafi.
Kondisi itu kemudian mendorong Kemas memperjuangkan pembangunan jalan melalui pokir DPRD Kota Jambi.
"Setelah ananda tiada, kami juga berkunjung ke rumah duka. Kami melihat langsung kondisi sarana prasarana di lingkungan ini. Saya langsung berinisiatif memasukkan pokir saya ke sini," katanya.
Pembangunan jalan rigid beton sepanjang 60 meter tersebut sekaligus menjadi bentuk realisasi atas janji Kemas ketika mengunjungi rumah duka.
"Walaupun tidak banyak yang bisa kami perbuat, setidaknya bisa memasukkan pembangunan jalan di sini dengan rigid beton sepanjang 60 meter. Ini memang janji saya saat mengunjungi rumah duka beberapa waktu lalu," ujarnya.
Faried menegaskan, sebagai wakil rakyat, dirinya memiliki tanggung jawab memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Jambi tanpa membedakan daerah pemilihan.
"Saya mendapat amanah sebagai wakil rakyat. Dari amanah inilah saya berjuang mewujudkan aspirasi seluruh masyarakat Kota Jambi. Saya selaku Ketua DPRD tidak memilih dapil kami. Seluruh warga Kota Jambi menjadi perhatian saya," tegasnya.
Ia pun mengaku terharu dengan sambutan warga yang menyiapkan tumpeng saat dirinya datang meninjau jalan tersebut.
"Saya jujur dan terharu. Warga yang tidak dalam pikiran saya menyambut saya seperti ini," ungkapnya.
Sementara Ketua RT 19 Kelurahan Simpang Rimbo, Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jalan tersebut. Ia mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Kemas Faried yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat di lingkungannya.
"Mewakili warga, kami sangat berterima kasih kepada Ketua DPRD Kota Jambi atas kepedulian terhadap warga RT 19 Simpang Rimbo," kata Zainal.
Menurut Zainal, perhatian tersebut semakin berarti karena Kemas Faried bukan merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Alam Barajo.
"Yang kita tahu, meskipun beliau bukan dari dapil Alam Barajo, tetapi sebagai wakil rakyat beliau menjalankan amanah dengan baik, menyerap aspirasi dan peduli terhadap seluruh warga Kota Jambi," ujarnya.
Zainal mengatakan, RT 19 Kelurahan Simpang Rimbo dihuni sekitar 1.000 kepala keluarga. Selain jalan yang telah dibangun, masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Salah satu yang paling mendesak adalah Jalan Abadi Ujung sepanjang sekitar 800 meter. Jalan tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat di kawasan tersebut.
"Memang yang paling mendesak ada Jalan Abadi Ujung sepanjang 800 meter. Jalan tersebut merupakan jalan utama warga dan menjadi akses pergerakan warga sekitar," jelasnya.
Ironisnya, jalan tersebut telah ada selama sekitar 16 tahun, tetapi belum pernah mendapatkan pembangunan permanen.
"Jalan tersebut sudah ada sejak 16 tahun lalu, namun belum pernah tersentuh pembangunan. Belum pernah diaspal maupun dicor beton. Jadi masih jalan tanah. Alhamdulillah ini sudah kami sampaikan kepada Ketua DPRD Kota Jambi yang akan ia bawa dalam pembahasan anggaran untuk pembangunan 2027 nanti," pungkas Zainal. (*)
Ketua DPRD Kota Jambi Tinjau Bantaran Sungai Batanghari Yang Jadi Ancaman Abrasi
Banggar DPRD Kota Jambi melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah Aset Milik Pemkot Jambi
Soroti Pengelolaan Candi Muaro Jambi, Anggota DPRD Ade Erma Desak Aksi Nyata Konservasi
Fraksi Gerindra Muaro Jambi Usulkan Parkir Nontunai Guna Genjot PAD
Kapolda Jambi Pastikan Penanganan Karhutla di Sungai Gelam Terus Dilakukan, Sinergi Diperkuat