Fachrori Bakal Rombak Pejabat Pemprov Jambi Usai Dilantik Jadi Gubernur

Selasa, 15 Januari 2019 - 21:26:52


Fachrori Umar
Fachrori Umar /

 

Radarjambi.co.id - KOTA JAMBI - Bertempatan tanggal 12 Februari 2019 mendatang, genap 3 tahun Jambi Tuntas yakni Program dalam visi misi Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola dan Fachrori Umar.

Namun 3 tahun menuju Jambi Tuntas tersebut formasi sudah tidak lengkap lagi karena Zumi Zola tersandung kasus karupsi sehingga meninggalkan Fachrori Umar memimpin Provinsi Jambi untuk mensukses program yang telah dijanjikan semasa kempaye dulu bersama Zola.

Fachrori kini masih pelaksana tugas ( Plt), pertengahan Februari nanti dijadwalkan dilantik oleh Presiden menjadi Gubernur Jambi defenitif.

"Saya sudah diberi tahu pelantikan Gubernur defenitif diusulkan Mendagri pada 14 Februari 2019. Nanti bukan hanya saya yang akan dilantik ada juga Gubernur Riau dan Gubernur Jawa Timur,"ucap Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar.

Plt Gubernur Jambi Fachrori juga mengatakan, 3 tahun Jambi Tuntas tidak menutup kemungkinan akan ada perombakan kembali pejabat eselon di lingkup Pemprov Jambi.

"Ya kan sudah lewat dua tahun tidak terbentur aturan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), untuk penyegaran dan evaluasi nanti kita akan bahas lagi setelah saya jadi Gubernur defenitif ," kata Fachrori.

Pergantian pejabat, menurut Fachrori untuk memaksimalkan kerja setiap OPD sehingga target program tercapai di sisa 2 tahun masa kepemimpinannya menuju Jambi Tuntas 2021.

"Harus kerja maksimal, pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat yang kita gadang-gadang bisa tercapai," kata Fachrori.

Saat ini ada sejumlah kursi Kepala OPD yang kosong seperti Disnakertrans dan Dinas Koperasi dan UMKM, namun tidak menutup kemungkinan Kepala OPD yang lain juga tidak luput dari penilaian Fachrori, begitu juga dengan Pejabat eselon III dan IV.

Plt Gubernur Fachrori sangat menyesali kejadian Operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus uang ketok palu RAPBD 2018 lalu. Ini menjadi catatan kelam dan sejarah Provinsi Jambi.

Ia berharap kedepannya tidak ada lagi kejadian yang terulang tersebut. "Ini menjadi pelajaran bermakna untuk perbaikan Provinsi Jambi,"katanya.

Dirinya juga meminta kepada pejabat dan ASN lingkup Provinsi Jambi bekerjalah demi kepentingan rakyat bukan kepentingan pribadi.

"Bekerjalah dengan jujur,jangan memperkaya diri sendiri dan keluarga,"pesannya.

Ia juga meminta dukungan dan doa serta seinergitas daru seluruh eleman masyrakat agar dapat terwujud Jambi Tuntas 2021.

"Saya minta do'a agar bisa bekerja demi kemajuan Jambi dan kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi,"tukasnya.

 

 

Reporter : E. Haryanto

Editor     : Ansori