Harga dan Persediaan Bahan Pokok di Pasar Sarolangun masih Stabil

Senin, 06 April 2020 - 11:51:55


Kadis Perindagkop Sarolangun, H Kasiyadi SIP ME
Kadis Perindagkop Sarolangun, H Kasiyadi SIP ME /

Radarjambi.co.id-SAROLANGUN- Dibalik pencegahan penularan Coranavirus (Covid-19) di Kabupaten Sarolangun, namun  aktivitas pedagang di pasar traditional Sarolangun tetap berjalan normal seperti biasanya.

Hingga Senin (06/04), pagi harga dan persediaan bahan pokok di Kabupaten Sarolangun masih stabil.

Hal ini dikatakan Kadis Perindagkop, H Kasiyadi SIP ME. Menurutnya, ketersediaan dan kebutuhan bahan pokok di suasana Covid-19 untuk bulan April 2020, diantaranya ketersediaan beras 60 ton per bulan April yang berasal dari 4 subdistributor, sedangkan kebutuhan diperkirakan  40 ton per bulan.

Selain itu, persediaan gula pasir 32 ton perbulan dan kebutuhan diperkirakan 28 ton, selanjutnya persediaan daging sapi 8 ekor per hari dan kebutuhan 8 ekor per hari, seterusnya persediaan telur ayam ras 2 ribu karpet per bulan dan kebutuhan 20 karpet per hari. Kalau untuk persediaan gas LPG sebanyak 9 mobil perhari yang berasal dari 3 agen, dimana sebanyak 560 per agen.   

“Insya Allah harga dan persediaan bahan pokok bulan April 2020 ini masih stabil. Namun, kami masih mendata jumlah persediaan dan kebutuhan bahan pokok itu dengan mengikuti situasi dan kondisi di lapangan dan membandingkan dengan data seminggu dan sebulan sebelumnya,”jelas H Kasiyadi.   

Dipaparkan Kadis Perindagkop Sarolangun, untuk harga beras sedikit bervariasi, harga tersebut berada pada tingkatan Rp10 per Kg hingga Rp13 per KG.

“Untuk harga beras ada sedikit perbedaan, ini tergantung pada merek dan kualitas beras, misalkan beras Solok harga agak mahal, yakni Rp 13,500 per Kg, sedangkan beras merek anggur dan BJ Rp 13 ribu per Kg. Yang paling murah itu beras Kerinci harga Rp 10.500 per Kg,”katanya.

Sementara itu, harga gula pasir masih diangka Rp 16.500 per Kg, kemudian harga minyak goreng Bimoli botol dengan isi 5 liter tetap di harga Rp 68 ribu. Untuk harga minyak goreng tanpa merek juga masih berada di harga Rp 12 ribu per Kg. Untuk harga daging sapi, kerbau murni, ayam broiler dan daging ayam kampung tidak mengalami perbuhan jika dibandingkan dengan seminggu yang lalu.

“Harga daging sapi masih bertahan Rp 120 ribu per Kg, harga ayam broiler Rp 32 ribu dan harga daging ayam kampung Rp 70  ribu per Kg,”ucapnya.

Disamping itu, pada Senin 06 April 2020, pagi ini harga cabe merah besar rata-rata Rp 23 ribu per Kg dan harga cabe merah keriting Rp 25 ribu per Kg.  Lain halnya dengan harga cabe rawit hijau Rp 13 ribu per Kg dan cabe rawit merah Rp 14 ribu per Kg.

“Harga bawang merah jawa masih bertahan Rp 31 ribu per Kg dan harga bawang putih Rp 36 ribu per Kg,”cetusnya.

Dipaparkan H Kasiyadi, untuk mengendali harga dan persediaan bahan pokok  dalam menghadapi bulan suci Ramadhan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

“Kita ingin harga dan persediaan bahan pokok pasar Sarolangun tetap stabil, jadi koordinasi dengan TPID akan kami lakukan,”tandasnya.

 

PENULIS : CHARLES R

EDITOR : ANSORY S