Pemkab terus pantau jamaah dari gowa dan Temboro

Kamis, 23 April 2020 - 19:51:54


Pengecekan suhu tubuh para penumpang Bus yang melintas memasuki kawasan kanupaten Merangin di perbatasan muaro Bungo Bangko
Pengecekan suhu tubuh para penumpang Bus yang melintas memasuki kawasan kanupaten Merangin di perbatasan muaro Bungo Bangko /

radarjambi.co.id-MERANGIN-Selain mengawasi pintu masuk wilayah Merangin, Pemkab Merangin juga mengawasi jamaah yang ikut ijtima Gowa, Sulawesi Selatan, juga klaster Temboro.

Ini dikatakan Bupati Merangin, Al Haris, saat meninjau Posko Siaga Perbatasan Merangin-Bungo, Kamis (23/4/20).

"Kita selalu memantau batas wilayah kabupaten yang kita anggap rawan penyebaran virus," kata Al Haris.

"Berikutnya adalah (Mengawasi) anak-anak atau warga Merangin yang sengaja keluar daerah menghadiri agenda-agenda ibadah contoh sudah ada yang positif (Rapid test) dari jamaah ikut ijtima Gowa, kini muncul lagi banyak yang positif klaster Temboro," tambah Al Haris lagi.

Al Haris menyebutkan warga yang baru pulang dari daerah zona merah pandemi corona perlu dipantau betul.

"Saya kira ini yang perlu dipantau betul karena cukup banyak mereka yang pulang ke daerah libur, masa itulah yang penting untuk diawasi," sebutnya

Temboro yang terletak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur menjadi klaster baru penyebaran virus corona atau virus Covid-19.

Desa yang berjarak kurang dari 12 km dari pusat Kota Magetan ini menjadi perbincangan hangat setelah 43 warga Malaysia positif virus corona.

Mereka adalah santri, dinyatakan positif usai pulang dari Pondok Pesantren Alfatah, Temboro dan kabarnya ada anak Merangin yang mondok di pesantren tersebut.(crk)

 

Editor  ;  Ansory S