Partisipatif Pemilih Pilgub Jambi Ditargetkan Tembus Diatas 75 Persen

Minggu, 08 November 2020 - 15:27:29


Pjs Gubernur dan Plt Bupati menuji Rumdis Bupati Sarolangun
Pjs Gubernur dan Plt Bupati menuji Rumdis Bupati Sarolangun /

RADARJAMBI.CO.ID-SAROLANGUN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menargetkan partisipasi pemilih pada helatan akbar Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur (Wagub) Jambi 9 Desember 2020 mendatang bisa tembus diatas 75 persen.

Ini ditegaskan Pjs Gubernur Jambi, Ir Restuardy Daud MSc disela memberikan sambutan pengantar pada kegiatan kunjungan kerja, Sabtu (07/11) sekitar pukul 16.30 WIB di Rumdis Bupati Sarolangun.

Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tetap menjaga independensi dalam menghadapi Pilkada serentak 9 Desember 2020 hingga ke tahap penghitungan suara.

"Kita berharap Pilkada serentak 2020 bisa berjalan dengan baik sesuai dengan tahapan proses yang mengacu pada aturan,"sebutnya.

Pjs Gubernur Jambi mendorong tingkat partisipasi pemilih dalam kontestan Pilgub dan Pilwagub Jambi mendatang. Jika mengacu catatan Pilgub dan Pilcawagub 2010 silam, tingkat partisipasi 77 persen dari DPT. Sementara itu partisipasi pemilih Pilgub dan Pilwagub 2015 turun menjadi 66 persen.

"Kita mendorong partisipasi pemilih pada Pilgub dan Pilwagub jambi 2020 diatas 75 persen dari DPT atau bisa sama dengan partisipasi pemilih pada kontestan Pilgub dan Pilcawagub 2010 diangka 77 persen ,"tegasnya.

Disamping itu, kata Pjs Gubernur, jika Pilkada yang diselenggarakan pada 2020 berbeda dengan Pilkada yang diselenggarakan dengan tahun sebelumnya, seperti dilaksanakan dalam masa kondisi pandemi Covid-19, dimana pelaksanaannya sangat banyak pembatasan atau syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam tahapan pelaksanaannya, namun demikian dengan pembatasan dan syarat itulah yang menjadikan keyakinan, bahwa Pilkada ini bisa dilaksanakan dengan baik.

"Yang perlu dilakukan dalam Pilkada ini adalah solidaritas atau koordinasi untuk saling bersinergi bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dengan penyelanggara, peserta yang ikut dalam kontestasi Pilkada, baik Provinsi, Kabupten/Kota, termasuk pemerintah daerah dan unsur masyarakat sendiri,"jelasnya.

Disamping itu kata Pjs Gubernur, Pemprov Jambi menyatakan kesiapan menghadapi Pilkada. Hal ini sudah ditandai dengan kegiatan Mantap Praja 2020. Pemprov mengajak Kabupaten/kota untuk sama-sama bersinergi melaksanakan tahapan Pilkada sampai kepada hari H pada 9 Desember 2019 dan penghitungan suara.

"Titik rawan yang sudah disusun untuk bisa didiskusikan kembali, kemudian beberapa penekanan yang diberikan oleh narasumber sesuai dengan situasi dan kondisi, misalnya terkait dengan potensi konflik sosial yang mungkin saja terjadi,"paparnya.

Terpisah, Plt Bupati Sarolangun, H Hillalatil Badri mengatakan, Pemkab Sarolangun sudah siap menghadapi Pilgub dan Pilwagub Jambi 9 Desember 2020. Selain itu, terus melakukan penanganan Covid-19 dan mengantisipasi kemungkinan buruk terhadap bencana meteorologi.
Terkait dengan Persiapan Pilgub di Kabupaten Sarolangun sudah dilakukan rapat pleno terbuka di KPU, rekapitulasi DPS dan penetapan DPT. Ini sesuai Peraturan KPU Nomor 5 tahun 2020 tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.

Disamping itu, sudah dijalankan PKPU Nomor 13 tahun 2020 tentang perubahan kedua PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota serentak lanjutan dengan kondisi bencana non alami Covid-19 dalam pelaksanaan Pilkada lanjutan wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan.

"Para petugas sudah dilakukan rapid test, Insya Allah dapat melaksanakan tugas dengan baik, namun antispasi perkembangan kasus Covid-19 cukup banyak, kami menyaranakan bagi KPUD untuk melaksanakan rapid tes kembali, kalau bisa rapid test dilakukan sebelum penyelanggara Pilkada termasuk Bawaslu,"tandasnya.


PENULIS: CHARLES R
EDITOR: ANSORY S