Polisi Tangkap Warga Garap Lahan Dengan Membakar

Senin, 22 Februari 2021 - 17:27:22


Polisi memperlihatkan barang bukti dan tersangka pembakar lahan
Polisi memperlihatkan barang bukti dan tersangka pembakar lahan /

RADARJAMBI.CO.ID, TANJABBAR - Warga Desa Karya Maju Kecamatan Pengabuan, kabupaten Tanjab Barat, ditangkap polisi sektor Pengabuan lantaran mengarap lahan perkebunan dengan cara di bakar.

Wahono (32) warga Parit Lapis, RT. 12 Dusun Simpang Desa Karya Maju Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjab Barat di tangkap pada Sabtu (20/2/2021).

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 18.00 wib di Sungai Jadam Kanal 12 Parit 12 Desa Karya Maju, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjab Barat.

Tim Polsek Pengabuan dan tim RPK Distrik VI PT. WKS melakukan Patroli Cegah Kebakaran Hutan Dan Lahan (karhutla) yang tengah melakukan pengecekan Kanal air dan pemasangan baleho di lokasi rawan karhutla di Kecamatan Pengabuan, saat melakukan patroli tersebut tim menemukan adanya asap mengepul tinggi dari arah hutan diwilayah tersebut.

Tim gabungan itu kemudian menuju lokasi yang mengeluarkan asap tebal. Sesampainya di lokasi tim kemudian melihat hamparan lahan yang sudah ditebas dan tengah di bakar.

Saat itu ditemui seorang laki-laki yang berada di lokasi ia bernama Wahono yang merupakan sang pemilik lahan. Saat itu, tim yang berada di lokasi melakukan pengintrogasian kepada Wahono.

Kemudian, tim membawa Wahono ke Mapolsek Pengabuan untuk dilakukan pemeriksaan. Wahono pun mengakui jika lahan itu merupakan lahan miliknya yang baru dibeli sekitar dua bulan lalu seharga Rp 24 juta.

Sebelumnya lahan itu milik Khusni warga Karya Maju, Kecamatan Pengabuan yang merupakan semak belukar lalu di jual kepada Wahono dan di olah oleh Wahono untuk jadi lahan perkebunan.

Dari lokasi Polisi menemukan barang bukti berupa korek api, minyak solar dalam botol air mineral golok yang digunakan untuk menebas perkebunan dan sejumlah kayu sisa pembakaran.

Kapolsek Pengabuan AKP Edi Purnawan membenarkan adanya penangkapan itu. Menurutnya, penangkapan itu dilakukan Sabtu (20/2/2021) kemarin oleh pihaknya.

"Iya benar kemarin nangkap nyo, saat ini tersanka beserta barang bukti sudah kita limpahkan ke polres Tanjab Barat, "tandasnya (22/2/2021).

Terpisah Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputo, SIK, MH, saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan tersangka pelaku pembakaran lahan di Desa Karya Maju, kecamatan Pengabuan.

" Iya benar, saat ini tersangka beserta barang bukti sudah kita amankan, " kata Kapolres melalui via WhatsApp.

Dijelaskannya juga, terhadap tersangka pihaknya akan menerapkan undang-undang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

" Kita terapkan pasal 108 Jo pasal 69 (1) undang - undang no 32 Tahun 2009, dengan ancaman minimal 3 Tahun dan maksimal 10 Tahun, " pungkasnya. (ken/akd)