Mahasiswa Unja di Jaluko Beli Air Galon untuk Mandi, PDAM Sering Mati

Senin, 01 Maret 2021 - 09:37:42


Ember penampungan air milik mahasiswa Unja yang tinggal di Jaluko selalu kosong.
Ember penampungan air milik mahasiswa Unja yang tinggal di Jaluko selalu kosong. /

Radarjambi.co.id-MUAROJAMBI-Lantaran air PDAM Tirta Muaro Jambi tidak stabil atau sering hidup mati di Perumahan Mendalo Asri membuat mahasiswa yang tinggal di Kecamatan Jaluko terpaksa membeli galon untuk mandi.

Tak hanya mahasiswa tidak stabilnya PDAM ini juga berdampak pada aktivitas warga sehari-hari seperti mencuci, memasak, dan kegiatan lainnya.

Desi, seorang mahasiswa di Mendalo Asri juga mengungkapkan bahwa air PDAM sering sekali mati, menurutnya sehari itu bisa tiga sampai empat kali mati dengan rentang waktu yang bervariasi.

“Memang benar bahwa air PDAM sering mati di sini, kadang tu mandi sehari sekali, kalau air mati pas pagi, pergi kuliah terkadang tidak mandi. Pulang kuliah baru mandi, pernah kejadian seharian air mati terpaksa harus mengungsi di rumah teman yang ada sumur sendiri,” ungkap Desi.

"Kalo dak enak numpang rumah kawan terpaksa beli air galon untuk mandi, sehari habis lah segalon buat mandi be,” ujarnya.

Desi berharap kedepanya air PDAM tidak mati seharian, kalau bisa diberikan jadwal sehingga bisa menyimpan air jika pemdaman air berlangsung. (mg/akd)