Waduh, Ternyata Kota Muaro Tebo Belum Punya Hydrant

Selasa, 22 Juni 2021 - 19:34:45


Arief Haryoko Kadis Damkar Tebo
Arief Haryoko Kadis Damkar Tebo /

Radarjambi.co.id-TEBO- Semenjak di tetapkan menjadi ibu kota Kabupaten Tebo, ternyata kota Muaro Tebo sama sekali belum mempunyai Hydrant. Hal tersebut diakui oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tebo, Arief Haryoko.

"Itulah kenyataannya, sampai sekarang ini kota Muaro Tebo sama sekali belum mempunyai Hydrant sebijipun, padahal kondisinya sekarang ini kota Muaro Tebo sudah semakin padat sebagai daerah pemukiman,"beber Arief Haryoko, saat dikonfirmasi sembari menjelaskan bahwa Hydrant sangat dibutuhkan dilingkungan padat penduduk saat kejadian kebakaran, karena Hydrant adalah sistem salah satu pemadam kebakaran yang terhubung dengan sumber air yang bertekanan dan mendistribusikan air ke lokasi pemadaman dengan laju yang cukup.

"Alat ini bermanfaat untuk pemadaman api tanpa membuat penggunanya khawatir terjadinya kekurangan pasokan air, dan sangat dibutuhkan dilingkungan yang padat penduduknya,"terangnya lagi.

Disebutkannya bahwa sudah seharus kota Muaro Tebo memiliki Hydrant di titik-titik tertentu, sehingga jika terjadi musibah kebakaran akan memudahkan Damkar Tebo dalam melakukan pemadaman.

"Kalau menurut kami titik yang harus memiliki Hydrant antara lain pasar Muaro Tebo, Simpang Tugu Sultan Taha, dan kalau bisa diseluruh daerah padat terutama pasar yang ada di Kabupaten Tebo harus memiliki Hydrant, ini akan memudahkan pemadaman jika terjadi musibah kebakaran disana,"lanjutnya lagi.

Diakuinya untuk tahun 2021 ini sudah terjadi lonjakan kasus kebakaran di Kabupaten Tebo. "Sampai bulan ini saja sudah 21 kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Tebo,"tutupnya.(yan/akd)