Didanai Pemerintah, Ketua DPRD Sarolangun Dorong Transfer Nakes D-III Kebidanan ke S-1

Senin, 27 Maret 2023 - 22:37:14


Tontawi Jauhari didampingi Fadlan Kholik
Tontawi Jauhari didampingi Fadlan Kholik /

RADARJAMBI.CO.ID,SAROLANGUN – Tontawi Jauhari SE, Ketua DPRD Sarolangun mendorong transfer pendidikan Diploma Tiga (D-III) Kebidanan untuk mengantongi ijazah Strata Satu (S-1) Kebidanan.

Dorongan tersebut diwacanakan dengan melakukan kerjasama antara Pemkab Sarolangun dengan Universitas Aufa Royhan dari Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

Hal ini dikatakan Ketua DPRD Sarolangun Tontawi Jauhari ketika dimintai keterangan belum lama ini. Menurutnya, jika mengacu pada regulasi yang ada saat ini, bahwa tenaga kebidanan harus mengantongi pendidikan S-1 minimal sebelum membuka praktek.

Sementara itu, jumlah tenaga kebidanan yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun baik berstatus PNS dan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) ada lebih kurang sebanyak 700 orang yang masih lulusan D-III Kebidanan.

"Sebetulnya, pada Pengesahan APBD Sarolangun lalu, kita menganggarkan untuk program bagi bidan masih mengantongi ijazah D-III untuk di sekolahkan mengambil ijazah S-1, kita bantu dengan dana Pemda melalui APBD anggarannya Rp 1 Miliar terdiri dari Rp 400 juta di Dinas Pendidikan dan Rp 600 juta di BKPSDM Sarolangun,”jelas Ketua DPRD Sarolangun.

Sementara itu, jika anggaran yang ada di BKPSDM Sarolangun memang direalisasikan untuk bidan D-III yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk bidang dari kalangan umum, namun diprioritaskan bagi Tenaga Kontrak Daerah yang belum S-1.

"Itu direncanakan kalau dibagi angka yang ada itu Rp 20 juta per orang, artinya ada 50 orang. Namun kita harapkan kedepan kalau bisa 100 orang pertahun, sebab kalau 50 orang pertahun itu membutuhkan 14 tahun lamanya,”ucapnya.

Diterangkan Tontawi Jauhari, dalam program tersebut, Universitas Aufa Royhan Padang Sidempuan merespon baik dengan mengajukan penawaran program dan melakukan presentasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Ini baru awal penjajakan, dan tentunya jikalau ada universitas yang mau menawarkan, Pemkab Sarolangun tentu siap menerima namun secara tekhnis tentu ada kajian-kajian khusus yang harus dilakukan.

"Kita lihat presentasi dari STIKES Padang Sidempuan, Insya Allah akan kita tindaklanjuti, kemudian nantinya dari tim pemerintah akan mengkaji langsung dan turun ke kampus yang ada di Padang Sidempuan, kalau memang sudah memungkinkan baru nanti kita lakukan MoU,"tandasnya.

Perlu diketahui, pada 10 maret 2023, Pemkab Sarolangun dan Ketua DPRD bersama anggota DPRD sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Universitas Aufa Royhan dari Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

Hadir ketika itu, Staf Ahli Bupati Sarolangun Ramawi, anggota DPRD Sarolangun Fadlan Kholik, Rektor Universitas Aufa Royhan Padang Sidempuan Dr Anto J Hadi, S.KM, M.Kes beserta jajaran, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun Zulhitmi, Sekretaris BKPSDM Sarolangun Akhyar Mubarrok, Kepala Inspektorat Sarolangun Henriman, Kabid Diklat Arif Sulistiyono, Kabid Mutasi Kaprawi BM, Kabid IPK Erry Harry Wibawa serta sejumlah OPD terkait.


PENULIS: CHARLES R
EDITOR: ANSORY S