Jelang Idul Fitri Wali Kota Jambi Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:13:35


/

Radarjambi.Co.Id - Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana M.K.M, menyalurkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode bulan Februari dan Maret Tahun 2026, yang dilaksanakan pada Rabu (11/03/2026) di Kantor Camat Alam Barajo, Kota Jambi.

Bantuan yang disalurkan berupa beras Bulog sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng kemasan “Minyak Kita” sebanyak 4 liter untuk setiap keluarga penerima manfaat. Penyerahan ini merupakan pertama dan tersepat secara Nasional.

Secara keseluruhan, bantuan pangan yang disalurkan berjumlah 50.213 Keluarga Penerima Bantuan Pangan (KPB). Yang terdiri dari 1.004.260 kilogram beras dan 200.852 liter minyak goreng.

Dikesempatan itu, Wali Kota Maulana menekankan bahwa program ini memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri. Sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah dalam menjaga Ketahanan Pangan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di tengah berbagai dinamika global

“Sebagai kebutuhan dasar manusia yang sangat vital, ketersediaan pangan menjadi prioritas utama pemerintah. Tanpa kecukupan pangan yang berkualitas dan terjangkau, seluruh aspek kehidupan seperti kesehatan, pendidikan hingga produktivitas ekonomi dapat terganggu,” tekannya.

“Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan agar pembagian bantuan ini dilakukan sebelum Idul Fitri. Alhamdulillah, Alam Barajo menjadi yang pertama,” lanjutnya.

Ia menargetkan, menjelang Idul Fitri tahun ini, sekitar 20 persen masyarakat Kota Jambi sebagai penerima bantuan pangan tidak perlu membeli komoditi beras dan minyak.

“Artinya, masyarakat bisa mengalihkan pengeluaran tersebut untuk kebutuhan lain,” jelasnya.

Menyambut Idul Fitri, selain bantuan tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga telah menyalurkan berbagai paket bantuan. Terutama melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan program CSR.

“Selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, tercatat sekitar 80 ribu paket sembako telah didistribusikan kepada masyarakat. Jika digabungkan dengan bantuan pangan pemerintah, maka total bantuan yang tersalurkan mencapai sekitar 130 ribu paket sembako. Itu artinya, lebih dari 50 persen, sekitar 55 persen warga Kota Jambi dalam menghadapi Idul Fitri tidak perlu lagi membeli beras,” ucapnya.

Lebih lanjut, dalam momentum Hari Raya Idul Fitrio, Wali Kota Maulana berpesan kepada para Camat dan Lurah agar tidak meninggalkan wilayah Kota Jambi.

“Camat wajib standby di wilayahnya, dilarang mematikan HP dan meninggalkan wilayah jauh-jauh mulai menjelang H-3 Idul Fitri. Kepada Masyarakat apabila mudik agar memperhatikan keadaan rumah yang ditinggal agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya.

“Pemerintah Kota Jambi juga berterima kasih kepada Bulog dan seluruh jajaran, sehingga inflasi terkontrol,” pungkas Wali Kota Maulana.

Sementara itu, perwakilan Perum Bulog Wilayah Jambi, Ahmad Muzajjad Faqihudin menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan di Kota Jambi menjadi yang tertinggi secara nasional.

Berdasarkan data dashboard penyaluran Bantuan Pangan Nasional, Provinsi Jambi menempati peringkat pertama secara nasional, disusul oleh Bali di posisi kedua dan Jawa Timur di posisi ketiga.

“Persentase penyaluran Jambi sekitar 2 persen, Bali 0,9 persen, dan Jawa Timur 0,2 persen. Artinya Jambi menjadi yang tercepat dalam penyaluran bantuan pangan nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa percepatan penyaluran bantuan pangan sangat penting untuk membantu masyarakat sekaligus mengendalikan harga bahan pokok di pasar.

“Dengan masyarakat menerima bantuan beras 20 kilogram dan minyak 4 liter, setidaknya selama dua minggu mereka tidak perlu membeli beras dan minyak di pasar. Hal ini secara langsung membantu menstabilkan harga pangan,” ujarnya.

Dirinya menyebut, saat ini stok pangan Bulog dalam keadaan aman dan diperkirakan untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan.

“Stok Pangan Bulog aman, saat ini tersedia sekitar 8.000 ton beras, dan sekitar 700 ton minyak goreng yang terus disalurkan ke pasar-pasar untuk menjaga stabilitas harga,” sebutnya.

Program bantuan pangan ini merupakan hasil sinergi antara Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Badan Pusat Statistik, serta Kementerian Sosial dalam pemutakhiran data penerima bantuan agar penyaluran tepat sasaran.

Melalui program ini, pemerintah berkomitmen memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan berkelanjutan, terutama bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan terhadap kerawanan pangan.

Dengan penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kota Jambi khususnya mengharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, mengendalikan inflasi pangan, serta memperkuat ketahanan pangan di kota Jambi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN).

Dalam Penyerahan yang dilakukan turut dihadiri jajaran terkait dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Ketua RT, serta masyarakat penerima bantuan. (*)