Dipimpin Ketua DPRD Ahmad Jani, Paripurna HUT Ke-27 Kabupaten Sarolangun Berlangsung Khidmat

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:23:07


/

RADARJAMBI.CO.ID, SAROLANGUN - Rapat paripurna istimewa DPRD Sarolangun dalam rangka memperingati HUT Ke-27 Kabupaten Sarolangun tahun 2026 berlangsung Khidmat, Senin (12/10).

Rapat paripuran DPRD dipimpin Ketua DPRD, Ahmad Jani didampingi Wakil Ketua I DPRD, Cik Marleni dan Wakil Ketua DPRD Dedy Ifriyansah.

Hadir, Gubernur Jambi Dr H Al Haris, S.Sos, MH, Bupati Sarolangun H Hurmin, Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, anggota DPR RI Dapil Jambi, yakni H Hasan Basri Agus, H. Cek Endra, Edi Purwanto dan Elpisina.

Hadir juga, anggota DPRD Provinsi Jambi, H. Hapis Hasbiallah, Samsul Riduan, para Bupati/Wali Kota se-provinsi Jambi dan Kabupaten tetangga, jajaran Forkopimda Provinsi Jambi dan Forkompimda Kabupaten Sarolangun.

Selain itu hadir, Ketua TP PKK Sarolangun Ny Hj Risha Fitria Hurmin beserta jajaran organisasi wanita lainnya, Sekda Sarolangun Ir Muhammad Arief, RH, MUM, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Sarolangun, Kepala OPD, Para Camat, Danramil, Kapolsek, Para Lurah dan Kepala Desa, Ormas, OKP dan LSM, serta tokoh masyarakat Sarolangun dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Sarolangun, Ahmad Jani saat membuka rapat paripurna menyebutkan, pada hari ini tanggal 12 Oktober 2026 dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim rapat paripurna DPRD Sarolangun dalam rangka HUT ke-27 Kabupaten Sarolangun resmi di buka dan terbuka untuk umum.

"Selamat datang dan ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur Jambi serta jajaran tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan rapat Paripurna HUT Kabupaten Sarolangun tahun 2026."sebut Ketua DPRD.

Ketua DPRD Sarolangun Ahmad Jani meminta Bupati Sarolangun H Hurmin dan Gubernur Jambi Al Haris untuk menyampaikan kata sambutan serta program pembangunan daerah Kabupaten Sarolangun.

Bupati Sarolangun, H. Hurmin menyampaikan, bahwa pembangunan Kabupaten Sarolangun dilaksanakan dengan berpedoman pada visi pembangunan daerah yang tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta diselaraskan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jambi.

Menurutnya, indikator pembangunan daerah, diantaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 4,78 persen, rasio gini sebesar 0,26, PDRB per kapita atas dasar harga berlaku sebesar Rp79,34 juta, serta tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,68 persen. persentase penduduk miskin tercatat sebesar 8,74 persen, rata-rata lama sekolah mencapai 8,90 tahun, harapan lama sekolah sebesar 12,82 tahun, dan angka harapan hidup mencapai 73,94 tahun.

"Berbagai indikator tersebut menjadi bagian dari evaluasi pembangunan sekaligus dasar dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang menyentuh kebutuhan dasar dan penguatan ekonomi daerah,"sebutnya.

Sementara itu, dalam mewujudkan visi Sarolangun Maju, pemerintah daerah menetapkan sejumlah program prioritas yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pembangunan desa, ekonomi kerakyatan, pertanian, pariwisata, pemberdayaan masyarakat, hingga digitalisasi pelayanan publik.

Terpisah, Gubernur Jambi, Al Haris menyampaikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan Kabupaten Sarolangun yang menunjukkan tren positif. Salah satu capaian yang disorot adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah dari 3,7 persen menjadi 4,7 persen.

Menurutnya, peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan Kabupaten Sarolangun. Ia menilai capaian itu perlu dipertahankan dan ditingkatkan melalui kerja sama pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat.

Al Haris juga menyoroti sejumlah indikator sosial ekonomi lainnya, termasuk pengangguran dan rasio gini, yang menjadi bagian penting dalam mengukur kemajuan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.

Meski memberikan apresiasi, Gubernur Jambi itu mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi. Pemerintah daerah juga perlu memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

"Kmi menilai, pentingnya memperkuat program pengentasan kemiskinan melalui pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara tepat sasaran,"tegasnya.

Dipaparkan Al Haris, momentum HUT ke-27 Kabupaten Sarolangun, menjadi kesempatan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Dengan berbagai capaian yang telah diraih, diharapkan Kabupaten Sarolangun dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas pembangunan, dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat. (ciz)