Fasha Himbau Pelaku Usaha tak Larang Karyawan Gunakan Hijab

Rabu, 09 Januari 2019 - 21:43:10 | dibaca: 110 kali


Surat Edaran Walikota Jambi Untuk Pelaku Usaha
Surat Edaran Walikota Jambi Untuk Pelaku Usaha /

Radarjambi.co.id - KOTA JAMBI - Dalam rangka menghormati keyakinan menjalankan syariat agama dan gunamenjaga kerukunan serta toleransi umat beragama sebagai wujud masyarakat Kota Jambi yang berakhlak dan berbudaya.

Walikota Jambi Syarif Fasha mengeluarkan surat himbauan kepada para pelaku usaha yang ada di kota Jambi untuk tidak melarang karyawan jika ingin mengenakan hijab.

Edaran Wali Kota Jambi Nomor 451/025/Kesra Tanggal 07 Januari 2019, terkait Pemakaian Hijab dan Busana Muslimah bagi pelaku usaha, sekolah, dan rumah sakit.

''Sekali lagi saya tegaskan saya sudah mengeluarkan himbauan kepada seluruh pelaku-pelaku usaha baik swalayan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, sekolah, warga Kota Jambi yang beragama Islam, untuk memakai pakaian berhijab," tegas Fasha.

Fasha menjelaskan bahwa bagi karyawan dan pelajar yang ingin mengenakan hijab untuk tidak berlebihan apalagi sampai menutup bagian wajah.
Karena itu bukan standar dari pelaku usaha, boleh mengenakan hijab sesuai dengan pakaian sehari-hari saja yang jelas menutup aurat.

"Hijab ini juga nanti akan kita sesuaikan, jangan pulak pakai hijab yang berlebihan sesuai keinginan seperti sampai menutup wajah karena itu bukan standarnya di pusat-pusat perbelanjaan, sesuaikan dengan pakaian kita sehari-hari saja, yang pasti menutup aurat semua," terangnya.

"Dari himbauan ini nanti kita kan lihat beberapa bulan kedepan, apabila ada tempat-tempat yang tidak mematuhi maka kami akan panggil itu. Kedua kami akan mengeluarkan intruksi, dan kemudian terakhir kita kan keluarkan peraturan walikota,'' sebutnya.

Fasha menjanjikan bahwa dirinya kedepan akan menindak dan menjadikannya sebagai PR.

"Saya sudah mendapat laporan dari karyawan, saya sudah tandai walayannya apa, termasuk sekolah juga yang tidak memperbolehkan menggunakan hijab. Sehingga karyawannya begitu datang copot jilbab, bekerja copot jilbab, ada yng disuruh pakai rok mini lagi, sudah itu pulangnya nanti baru mengenakan hijab lagi. Kita selaku umat muslim juga sangat sedih melihat kondisi seperti ini,"terangnya.

 

 

Reporter : Musriah

Editor     : Ansori