Makam Akan Dipasang Lampu Penerangan

Selasa, 23 Februari 2016 - 22:46:17


Walikota Jambi saat meninjau kesalah satu makam diwilayah kota Jambi.
Walikota Jambi saat meninjau kesalah satu makam diwilayah kota Jambi. /
RADARJAMBI.CO.ID, JAMBI- Pemerintah Kota Jambi akan membersihkan makam sebanyak 40 makam di Kota Jambi. Sebanyak 40 makam yang tersebar diwilayah Kota Jambi itu, mulai tahun 2016 kebersihannya menjadi tanggung jawab pemerintah.
 
“Kami sudah membentuk tim Pegawai Harian Lepas sebanyak 15 orang. Mereka setiap hari akan keliling untuk membersihkan makam,” kata Walikota Jambi, H Syarif Fasha.
 
Fasha mengatakan, hingga bulan Februari 2016 ini, sudah ada 10 makam yang sudah dibersihkan. Dia juga mengatakan, selain dibersihkan, makam itu juga akan dipasang lampu penerangan. “Jadi tidak ada kesan menakutkan lagi di pemakaman,” katanya.
 
Dijelaskannya, bagi masyarakat yang akan berziarah kemakam tidak perlu repot-repot lagi membawa peralatan untuk membersihkan rumput ataupun sampah. Sebab, sampah ataupun rumput yang menjadi pengganggu itu sudah dibersihkan oleh petugas.
 
“Inilah bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.
 
Sementara untuk lampu pemakaman, saat ini sedang dalam proses tender. Nantinya, setiap makam itu akan dipasang lampu yang dipasang ditengah makam sebanyak 2 lampu, dan dipinggir-pinggir makam. “Yang jelas lampunya menyesuaikan luas makam,” katanya.
 
Tujuan di pasangnya lampu di makam itu adalah selain menghilangkan kesan mistis, juga untuk membantu warga jika terpaksa harus melakukan penguburan dimalam hari.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Jambi, Moncar mengatakan bahwa 10 TPU yang telah dibersihkan antara lain adalah Singkawang, Kebun Jahe, Sukorejo, Putri Ayu, Talang Jauh, Bumi Ikhlas Suka Karya, Kebun Bohok Kelurahan Thehok, Pal II Batalyon Kasang, Talang Sari Kel Talang Bakung, Kerajaan Melayu Tanjung Sari.
 
Ia menambahkan bahwa jumlah petugas pembersih makam sebanyak 15 orang itu setiap harinya bertugas membersihkan rumput, alang-alang, belukar dan merondap rumput liar.
 
“Mereka kita gaji Rp 62.500 tiap harinya. Hari Minggu tetap kerja, mereka bekerja 6 sampai 7 jam setiap harinya,” katanya.

Reporter: Chandra
Editor: Gustav
 
 
Â