Fasha Akui Sudah Siasati Hadapi Pemotongan DAK

Senin, 09 Mei 2016 - 22:43:22


/

RADARJAMBI.CO.ID, JAMBI-Defisit yang terjadi pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara tahun 2016 berdampak pada pemotongan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan ke daerah. Walikota Jambi, H Syarif Fasha, menyebutkan pihaknya sudah mensiasati menghadapi pemotongan DAK tersebut.

Fasha mengatakan sudah mengumpulkan semua SKPD terkait, seperti Bappeda, DPKAD dan juga Dinas PU untuk membicarakan langkah terkait pemotongan DAK.

"Saya sudah kumpulkan SKPD terkait dan diusulkan satu kegiatan ditunda," kata Fasha.  

Menurutnya, besaran pemotongan DAK untuk Kota Jambi hampir mencapai Rp 15 miliar. "Pemotongan Rp 14,9 miliar hampir Rp 15 miliar," tukasnya.

Terkait realisasi kegiatan yang dibiayai DAK, ditambah Fasha, untuk realisasi fisik tidak menjadi masalah, bahkan dia mengatakan meski ada gonjang-ganjing mengenai serapan anggaran di pusat hal ini tidak terjadi di Kota Jambi.

"Malah saat ini kita kekurangan uang, karena lambatnya transfer dari pusat," ucapnya.

Disebutkannya, untuk kegiatan fisik saat ini sudah banyak yang sudah di angka 100 persen, namun untuk pembayaran terpaksa menunggu transfer dari pusat yang dilakukan secara bertahap.

"Masalah fisik tidak masalah, tapi pembayaran dari pusat ini per tiga bulan. Kita tunggu pembayaran sampai Oktober karena sampai empat kali pembayaran," sebutnya.

Terkait pemotongan DAK yang menyebabkan satu kegiatan harus ditunda, Kepala Bappeda Kota Jambi, Dr Donie Iskandar mengatakan, ini dikarenakan kurang matangnya perencanaan di pusat. "Perencanaan APBN tak bagus, tak hitung secara riil kekuatan anggaran," kata Donie. Apalagi, sebutnya saat ini, kondisi keuangan sedang sulit, namun diadakan tax amnesty (Pengampunan Pajak).

Reporter: Chandra
Editor: Gustav