Serapan Anggaran Muarojambi Baru 70 Persen

Minggu, 18 November 2018 - 17:33:09


Ilustrasi
Ilustrasi /

radarjambi.co.id - SENGETI - Terhitung memasuki pertengahan Bulan November tahun 2018 Serapan Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD) Murni Kabupaten Muarojambi tahun 2018 yang sudah teralisasi mencapai 70 persen.

Hal ini dikatakan, Heri Yuwono, Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Setda Kabupaten Muarojambi. Sampai saat ini serapan anggaran sudah mencapai pada kisaran 69 hingga 70 persen dari beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah).

” Kalau realisasi belanja di tahun 2018 berdasarkan data APBD perubahan 2018 untuk belanja tidak langsung Rp 744 Miliar terealisasi 602, 6 Miliyar atau 80,99 persen,” katanya.

Dia menyebutkan kalau realisasi anggaran fisik (BL) sebesar 336 Miliyar. “Sedangkan untuk belanja lasung dari pagu 598 Miliyar terealisasi sudah 336 miliyar, itu kalau di persentase baru 50,19 persen,” sampainya.

Ditanya berapa APBD tahun 2018? kalau untuk tahun 2018 lebih kurang 1,3 teriliun, jadi kalau untuk belanja lasung sekitar 56,19 persen dan balanja tidak lasung sekitar 80,99 persen dari total pagu perubahan, sedangkan untuk keseluruhan.

” Kalau secara keseluruhan yang terealisasi sebesar 938 Miliar dari pagu anggaran kita 1,3. jadi kalau dipersentase sekitar 70 persen. Nah sisa 30 persen itu dari pengalaman sebelum-belumnya realisasinya di Bulan November dan Desember biasanya,” jelasnya.

Heri menerangkan, Kalau di BPKAD, saat ini belum bisa menyebutkan target serapan belum tertcapai. Katanya lagi, tercapai atau tidaknya pada saat di bulan 31 Desember atau 1 januari 2019 tepatnya. ” kalau saat terlalu cepat nyebut tidak tercapai karena kita masih ada 2 bulan lagi,” sebutnya.

Lantas serapan anggara di angka 70 persen itu dikatakan lemah? Kalau bilah lemah tentu tidak, karena sampai dengan pertengahan November realisasi anggara sudah mencapai 70 persen.

Sianya 30 persen direalisasi akhir bulan 31 Desember nanti. Sampai saat ini masi ada beberapa SKPD yang menyerahkan Daftar Pengguna Anggaran (DPA) skitar 50 persen lebih dari 41 OPD. ”

peningkatan realisasi anggaran itu meningkat di akhir tahun di bulan November sampai Desember,” pungkasnya.

Sementara itu, data realisasi APBD tahun 2018 selisih angka antara Di Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) dan BPKAD Setda Muarojambi. data yang ada di Ekbang realisasi serapan anggaran murni muarojambi tahun 2018 bekisar diangka 317 Miliar sekitar 55,28 persen.

Sedangkan di BPKAD pada angka 336 Miliar 69,99 persen. ” kalau di Ekbang data real, sedangkan di BPKAD ada pengembalian ,” Kata Masnan Staf mewakili Eliya Susanti, Kasubag Program pembangun dan kerja sama Ekbang Muarojambi.

 

 

Reporter : Ansori