Junedi Singarimbun: Untuk Pembangunan, Fokuskan Drainase

Minggu, 25 November 2018 - 20:46:49


Ilustrasi
Ilustrasi /

Radarjambi.co.id - KOTA JAMBI, JS-Terkait pembangunan di Kota Jambi untuk 2019 mendatang, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Junedi Singarimbun mengatakan bahwa Pemkot harus lebih fokus dalam pembangunan drainase daripada pembangunan jalan. Apalagi saat ini di Kota Jambi jumlah jalan yang rusak sudah mulai berkurang.


“Untuk 2019 inikan anggarannya cukup terbatas. Nah, kita akan merekomendasikan kepada Walikota agar tahun 2020 merupakan tahun pembangunan drainase. Kita minta 2020 Pemkot Jambi fokus bangun drainase, untuk jalan stop dulu, karena kan sudah bagus semua,”ujarnya.

Hal ini karena pembangunan jalan sudah terlalu banyak dan tidak berimbang dengan pembangunan drainase. Sehingga pemerintah perlu mengubah pembangunan infrastruktur tahun 2020. Mengingat saat ini sudah banyak laporan masyarakat mengenai banjir dan juga genangan air.

“Juga untuk dinas terkait tidak lagi memberikan izin pengembang atau pembangunan apapun yang melakukan penimbunan. Sehingga banjir bisa diminimalisir,” kata Junedi.

Sebelumnya, Yunius, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Jambi Yunius menegaskan bahwa anggaran Rp 11 miliar saat ini untuk pembangunan drainase dirasa kurang. Mengingat ada banyak titik drainase di Kota Jambi yang harus dilakukan perbaikan dan pelebaran.

“Untuk 2019 mendatang tidak sampai Rp 11 miliar. Sebelumnya mendekati Rp30 miliar. Jadi untuk 2019 mendatang jumlah titik perbaikan drainase tidak sebanyak tahun ini,” bebernya.

Dikatakan Yunius bahwa untuk perbaikan drainase di Kota Jambi butuh koordinasi semua pihak. Baik Pemkot, Pemprov Jambi maupun BWSS VI. Sehingga semua drainase bisa terkoneksi dengan baik.

“APBD kita belum memadai untuk mensinkroninasi, karena untuk sungai ada tiga kewenangan. BWSS, Provinsi, dan ota Jambi. Kalau di total secara general itu jumlahnya besar,” ujarnya.

Tahun depan pihaknya akan fokus untuk pembersihan pada jalur tersier. Selain itu juga penggantian box culvert dan perapian saluran drainase di pemukiman padat penduduk. "Selama ini masih minim saluran dengan konstruksi beton," ucapnya.

 

 

Reporter : Hilman