Neymar Kena Sanksi

Minggu, 28 April 2019 - 21:35:24


Neymar
Neymar /

 

Radarjambi.co.id - PARIS - Pemain termahal di dunia Neymar Jr harus banyak belajar untuk membenahi attitude-nya. Sabtu (27/4) kemarin, superstar Paris Saint-Germain itu dijatuhi hukuman oleh UEFA; tidak boleh bertanding di tiga laga awal fase grup Liga Champions musim depan.

Penyebabnya adalah nyinyir yang dilakukannya kepada ofisial leg kedua 16 besar antara PSG dan Manchester United (8/3). Pada laga yang dihelat di Parc des Princes itu, Neymar yang tengah cedera metatarsal dan menonton dari tribun geram kepada keputusan wasit Damir Skomina yang memberikan hadiah penalti kepada United pada injury time yang berhasil dieksekusi dengan baik oleh Marcus Rashford.

Gol itu membuat Les Parisiens tersingkir karena kalah gol away meski agregat sama kuat 3-3.

Penalti diberikan wasit asal Slovenia itu karena bek Presnel Kimpembe dianggap handsball ketika menghalau tendangan Diogo Dalot. Neymar berasumsi bahwa tangan Kimpembe kala itu tidak aktif.

Nah, poin yang membuat Neymar emosi adalah meski sudah dikaji melalui VAR (video assistant referee), tapi wasit bergeming.

''Memalukan. Empat orang (Skomina dan para asistennya, Red) yang tidak tahu apa-apa tentang sepak bola menonton tayangan ulang gerakan lambat di depan monitor. Apa yang bisa dilakukan dengan tangannya sementara punggungnya diputar (untuk menghalau bola, Red?" tulis Neymar kala itu di Instagram.

Kelakukan Neymar juga menjadi bahan omongan usai PSG kalah dari Rennes di final Piala Prancis, Minggu (28/4) dini hari WIB. Saat naik ke podium untuk menerima penghargaan sebagai runner-up, Neymar terlihat berseteru dengan penonton. Dari sejumlah tayangan video, tampak Neymar memukul si penonton.

 

 

Sumber : Jpnn





Sabtu, 02/07/2022 17:38:02

Dinamika Pembelajaran Jarak Jauh

Ditjen Perkebunan Akan Uji DNA Benih PSR
Sabtu, 02/07/2022 12:38:56
Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Sabtu, 02/07/2022 12:12:55
Merayakan Kelulusan
Sabtu, 02/07/2022 12:04:10
Sistem Pendidikan di Indonesia
Sabtu, 02/07/2022 11:53:12