Intake PDAM Tertimpa Lumpur, Air tak Mengalir ke Rumah Warga

Minggu, 29 Desember 2019 - 19:23:19


Pipa Intake yang tertimbun lumpur.
Pipa Intake yang tertimbun lumpur. /

radarjambi.co.id-KERINCI– Hujan deras yang menguyur wilayah Kabupaten Kerinci selama Tiga hari terakhir ini, membuat beberapa Intake sumber air baku PDAM Tirta Sakti mengalami kendala yakni pasokan air ke konsumen terhenti.

Hal tersebut disebabkan, bak penyaringan Air bersih yang ada di wilayah Pendung semurup Layanan Cabang Tirta Sakti kantor Cabang Semurup, dan Cabang Siulak, Kabupaten Kerinci tertimbun pasir dan bebatuan.

Hal itu dikatakan Pegawai PDAM unit Sumurup, untuk wilayah Kecamatan Air Hangat, Depati Tujuh dan Air Hangat Timur. PDAM memohon maaf di karnakan air belum dapat dialirkan kerumah warga dikarnakan bak penyaringan wilayah pendung semurup lagi ada perbaikan.

“Untuk sementara ini, air PDAM tidak dapat di aliri kerumah – rumah pelanggan, akibat sumber air baku atau intek tertimbun meterial lumpur dan batuan,” ungkap Barlian, Kasi Produksi PDAM Tirta Sakti Cabang Semurup, Kabupaten Kerinci.

"Hujan deras, mengakibatkan air sungai naik, ditambah dengan yang bercampur lumpur sehingga menimbun Intake," tambahnya.

Untuk itu, Pihak PDAM Tirta Sakti Kerinci meminta maaf dan mohon pengertian dan kesabaran dari para pelanggan, yang mana saat ini masih dalam tahap pembersihan material lumpur dan batuan yang menimbun Bak penampung.

"karena hujan yang cukup deras mengakibatkan banjir membawa metarial lumpur dan batuan,”Jelasnya.

Ditambahnya lagi, ucapan maaf diucapkan Barlian Selaku Kasi Produsi kepada seluruh pelanggan PDAM TIRTA SAKTI Khususnya kecamatan Air Hangat, Air Hangat Timur dan Kecamatan Depati Tujuh dikarenakan sumber air yang berlokasi di Pendung Semurup dalam perbaikan.

“Petugas PDAM terus melakukan pembersihan meterial lumpur dan batuan di Saluran bak penampung, mudah- mudahan kalau cuaca bagus akan cepat selesai, untuk itu kami dari Pegawai cabang Tirta Sakti cabang Semurup memohon maaf kepada pelangan PDAM wilayah cabang semurup,” tambah Kasi Produksi Barlian.

Selain air baku di Pendung, di Siulak juga mengalami kendala dalam operasi karena terendam lumpur dan material akibat luapan air sungai.(son)


Editor : Ansory S