Maulana: Pemkot Harap Masyarakat Maksimalkan Peran Bank Sampah

Senin, 06 Juni 2022 - 21:37:02


Maulana melepas carnaval
Maulana melepas carnaval /

Radarjambi.co.id-KOTA JAMBI - Wakil Walikota Jambi, Dr Maulana melakukan pelepasan peserta lomba carnaval, di depan Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Minggu (5/6)

Carnaval tersebut diikuti oleh ratusan pelajar Sekolah Dasar (SD) , SMP dan SMA di Kota Jambi dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup se Dunia.

Wakil wali Kota Jambi Maulana mengatakan bahwa carnaval ini membawa pesan penting kepada masyarakat untuk mengurangi sampah dari rumah tangga, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat dengan memilah sampah organik dan non organik.

"Dalam carnaval ini, sampah-sampah plastik digunakan untuk barang-barang yang bermanfaat, seperti untuk hiasan, vas bunga dan lain-lain yang dipamerkan oleh anak-anak.

Mudah-mudahan pesan moral yang di sampaikan, masyarakat dapat menyadari bahwa lingkungan adalah titipan anak cucu kita yang harus dijaga,"katanya.

Pemerintah Kota Jambi berharap masyarakat dapat memaksimalkan peran bank sampah dalam pengelolaan sampah rumah tangga.

"Kita harus merubah perilaku kita untuk memilah, mengurangi sampah dari rumah tangga. Dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan sampah, sehingga jumlah sampah yang 600 ton/hari dapat di kurangi di TPA Talang Gulo sehingga usia Sanitary Landfill bertahan lebih lama," terang Maulana.

Dikatakannya dalam sehari jumlah sampah yang dihasilkan di Kota Jambi dapat mencapai 620 ton per hari yang saat ini dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Pemerintah Kota Jambi juga telah mengembangkan konsep pengelolaan sampah melalui bank sampah meski belum optimal.

"Masih banyak daerah yang belum mengoptimalkan peran bank sampah jadi
sampah plastiknya masih sebagian besar masuk ke TPA Talang Gulo,"paparnya .

Melalui carnaval hari lingkungan hidup ini pula, Maulana menegaskan bahwa terdapat pesan yang dibawa dalam pengelolaan sampah yakni 3R (Reduce, Reuse dan Recycle).

Reduce bertujuan untuk mengurangi penggunaan barang yang akan menghasilkan sampah. Reuse untuk menggunakan kembali barang dengan fungsi yang sama ataupun fungsi yang berbeda, dan Recycle untuk mendaur ulang kembali barang menjadi bentuk baru ataupun fungsi yang baru.

Maulana mengatakan Pemkot juga melakukan upaya lain untuk mengatasi masalah sampah yakni dengan melimpahkan pengelolaan sampah ke tingkat Kecamatan supaya rentang kendalinya lebih mudah.

Terdapat dua Kecamatan yang sekarang ini sedang uni coba yaitu Kecamatan Telanaipura dan Jambi Selatan .

"Nanti kalau ini berhasil ditambah lagi sehingga nanti semua rentang kendalinya lebih mudah. Camat sebagai Kepala Wilayah bisa membuat koordinasikan masyarakat dengan bank sampah dan yang lain-lain untuk memilahkan sampah dan kita sendiri menyiapkan kendaraannya armada yang nanti di jadwal hari ini mengangkat sampah plastik, besok sampah organik sehingga betul-betul sampai ke TPA itu sudah terpilah," ujarnya.

Peserta carnaval sendiri memamerkan kreasi dari olahan sampah yang didaur ulang menjadi busana yang dipakai saat carnaval dan lainya.

Carnaval dimulai dari depan rumah dinas Wali Kota Jambi menuju Kantor Gubernur Provinsi Jambi, Telanaipura.

Direktur WALHI Jambi, Abdullah mengatakan apapun terkait persoalan lingkungan hidup dan pengolahan sumber daya alam bukan saja menjadi tugas WALHI dan masyarakat namun merupakan tugas bersama.

"Terkait konflik SDA , tata kelola lingkungan hidup menjadi tanggung jawab kita bersama,"ujarnya.

Harapannya terus berkolaborasi dengan pemerintah, untuk pengelolaan lingkungan hidupa adil dan lestari dapat terealisasi.

Lomba carnaval ini merupakan bagian dari agenda pekan rakyat lingkungan hidup yang diadakan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) yang diadakan di Jambi sejak 1 Juni sampai 5 Juni 2022.(ria/akd)