Resmi Ditutup, Siginjai 2024 Sukses Digelar: Transaksi Capai Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 07 Mei 2024 - 17:18:41


/

0

RADARJAMBI.CO.ID - Lima hari pagelaran Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) 2024 ditutup dengan penampilan grup band ternama GIGI di lantai dasar Mal Jamtos, Minggu (5/5)2024) malam. Kepala Perwakilan BI Jambi Warsono menutup acara yang berlangsung dari tanggal 1 sampai 5 Mei 2024 itu.

Tampak hadir Pj Wali Kota Jambi Sri Purwaningsih serta undangan lainnya. Pameran UMKM Jambi yang dihelat kantor perwakilan Bank Indonesia BI provinsi Jambi ini sukses mengangkat harkat UMKM Jambi untuk lebih maju.

Dalam sambutannya, Warsono menjelaskan Siginjai 2024 merupakan Jenama baru dari kegiatan SERAMBI (Semarak Ekonomi Syariah Jambi) yang sudah menjadi regional event Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi dan rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Jambi. Perubahan nama dari SERAMBI menjadi SIGINJAI tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat seiring dengan wajah baru yang ditampilkan dalam kegiatan ini.

Pemilihan nama SIGINJAI, tambah Warsono, terinspirasi dari Keris Siginjai yang merupakan pusaka kesultanan Jambi sejak masa kekuasaan Rangkayo Hitam sekaligus lambang kebesaran serta kepahlawanan Raja dan Sultan Jambi Jaman dahulu kala.

Unsur kebaruan tidak hanya ditunjukkan dari nama kegiatan namun juga konsep yang diusung. Salah satu kebaruan yang dirasakan signifikan yaitu adanya perubahan konsep expo UMKM yang tidak lagi dalam bentuk bazaar namun ditingkatkan dengan menampilkan visualisasi booth yang lebih menarik untuk mengangkat kelas dan kualitas UMKM Jambi yang dapat menampilkan produk terbaiknya pada penyelenggaraan SIGINJAI 2024.

“Pada kesempatan yang baik ini, perkenankan kami menyampaikan summary pelaksanaan rangkaian kegiatan SIGINJAI 2024 yang telah diselenggarakan sejak tanggal 1 Mei hingga acara closing ceremony malam hari ini.”

“Kegiatan SIGINJAI 2024 merupakan bagian dari semarak perayaan road to FESyar (Festival Ekonomi Syariah) wilayah Sumatra yang akan diselenggarakan pada tanggal 26 Mei sampai dengan 2 Juni 2024 di Kota Batam dan juga KKI (Karya Kreatif Indonesia) salah satu flagship event BI untuk UMKM Indonesia yang akan diselenggarakan pada Juli 2024 di Jakarta,” ujarnya.

Pada pelaksanaannya, SIGINJAI 2024 mensinergikan beberapa kegiatan Bank Indonesia yaitu ekonomi dan keuangan digital, Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah, serta perlindungan konsumen.

Selain itu, pada SIGINJAI 2024 juga dilakukan berbagai sinergi dengan stakeholder daerah diantaranya kehadiran narasumber dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BAZNAS, Kanwil Kementerian Agama, Perbankan, Akademisi dan Praktisi, serta sinergi pelaksanaan sosialisasi akses permodalan UMKM bersama OJK dan sertifikasi halal untuk UMKM bersama Satgas Halal Jambi. Sinergi tersebut dilakukan sebagai upaya bersama dan wujud nyata dalam mengakselerasi ekonomi dan keuangan Provinsi Jambi.

Pada penyelenggaraan SIGINJAI 2024 tanggal 1 sampai 5 Mei 2024, telah dilaksanakan berbagai rangkaian kegiatan di antaranya:

a. Kegiatan opening ceremony yang dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hesti Haris, Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM RI Agus Santoso, Kepala Instansi Vertikal, pimpinan perbankan, Rektor Universitas Jambi dan UIN STS Jambi, ketua asosiasi dan undangan yang hadir secara luring maupun daring dengan total peserta sebanyak ±250 peserta.

b. Pameran UMKM unggulan Jambi yang diikuti oleh 46 UMKM (terdiri dari 23 UMKM makanan & minuman, 17 UMKM produk wastra/fashion, 6 UMKM kriya) serta 6 UMKM/Klaster komoditas kopi unggulan Jambi.

c. Pameran keuangan syariah yang diikuti oleh 8 (delapan) Institusi Jasa Keuangan (IJK), Otoritas Jasa Keuangan, dan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi.

d. Penyelenggaraan 4 (empat) Talk Show terkait UMKM dan ekonomi syariah yang menghadirkan narasumber tingkat nasional maupun regional, dari kalangan otoritas/organisasi/pelaku usaha/pesantren yang telah berbagi insight terkait perkembangan UMKM dan ekonomi syariah terkini, serta kebijakan dalam upaya mendorong perkembangan UMKM dan eksyar yang diikuti oleh total ±400 peserta yang hadir secara luring maupun daring.

e. Pelaksanaan 8 jenis perlombaan/kompetisi syariah yang diikuti oleh total 235 peserta individu maupun kelompok, sebagai persiapan kompetisi pada FESyar Sumatera 2024.

f. Fashion Show karya desainer muda Jambi yang tergabung dalam komunitas Jambi Fashion Society (JFS), menampilkan karya modest fashion terbaik dengan sentuhan wastra khas Jambi.

g. Pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM, bekerjasama dengan Satgas Halal Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, yang diikuti oleh 75 UMKM kategori makanan dan minuman.

“Selama penyelenggaraan SIGINJAI 2024 tanggal 1 Mei sampai siang hari Minggu, total volume dan nominal penjualan pada showcase UMKM unggulan Jambi mencapai 6.950 transaksi atau sebesar Rp782.000.000 (Tujuh Ratus Delapan Puluh Dua Juta Rupiah) dengan proporsi transaksi nontunai menggunakan QRIS sebesar 70%.

Selanjutnya, penyaluran pembiayaan syariah oleh perbankan melalui kegiatan business matching pembiayaan kepada UMKM sebesar Rp500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah),” ujarnya.

“Malam ini sampailah kita pada closing ceremony dari rangkaian kegiatan SIGINJAI 2024. Melalui kesempatan ini, kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jambi, Pemerintah Daerah Kota Jambi, serta Lembaga/Instansi di wilayah Jambi dan seluruh pihak yang terlibat atas sinergi dan kolaborasi pada penyelenggaraan kegiatan SIGINJAI 2024 ataupun program Bank Indonesia lainnya,” ujar Warsono.

Percepatan pengembangan UMKM dan ekonomi keuangan Syariah di Jambi tentunya membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Bank Indonesia berkomitmen untuk terus hadir melalui berbagai inisiasi dan inovasi program.

“Selain itu, kami mengajak Bapak/Ibu untuk dapat terus bersinergi dan berkolaborasi mendorong pengembangan UMKM serta ekonomi dan keuangan syariah guna mewujudkan sumber pertumbuhan ekonomi baru Jambi serta mendukung tercapainya visi untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah global,” tutup Warsono. (*)