Alumni Pesantren Harus Siap Berkompetisi Hadapi MEA

Selasa, 21 April 2015 - 21:52:58


Gubernur HBA tandatangani Peresmian Masjid Jami Al Hidayah di Ponpes Al Hidayah.
Gubernur HBA tandatangani Peresmian Masjid Jami Al Hidayah di Ponpes Al Hidayah. /

RADARJAMBI.CO.ID, KOTA JAMBI -Gubernur Jambi, H Hasan Basri Agus (HBA) mendorong generasi pesantren tidak hanya menjadi ulama, tapi bagaimana generasi yang dilahirkan oleh pesantren juga mampu berkompetensi dengan alumni-alumni sekolah umum lainnya.

Pernyataan itu disampaikan gubernur, saat menghadiri peresmian Masjid Jami Al Hidayah di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Pal X Kota Baru, Selasa (21/4) sore.

Dikatakan HBA, tantangan pembangunan kedepan tidaklah mudah. Apalagi, dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yang menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) yang menguasasi Iptek.

"Tantangan pembangunan kedepan tidaklah mudah. Apalagi status kita adalah bagian dari MEA.  Untuk itu, pesantren juga harus memikirkan bagaimana generasi pesantren tidak hanya bersiap berkompetisi dengan alumni umum saja, kalau bisa juga bisa berkompetensi dengan negara luar," ujar HBA.

Ia juga menyebutkan, akan menjadi nilai tambah, jika generasi pesantren disamping menguasai agama, juga menguasai Iptek. Pemerintah Provinsi Jambi juga, katanya, akan terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Jambi, baik itu pembangunan infrastruktur maupun kualitas guru.

"Kita terus memikirkan, bagaimana anak-anak Jambi itu bisa bersekolah semua. Apalagi kalau sampai berprestasi, itu menjadi kebahagian tersendiri bagi saya," ungkap HBA.

HBA juga menyebutkan, bahwa ia juga terus memikirkan bagaimana anak-anak Jambi itu diperhitungkan secara Nasional.

"Saya sangat mengimpikan anak-anak kita bisa diperhitungkan secara Nasional, kalau bisa hingga Internasional. Itulah sebabnya, dari beasiswa hingga bantuan untuk lomba menyanyi di stasiun TV Nasional juga kita bantu," sebut HBA.

HBA juga menilai, Pondok Pesantren Al Hidayah sudah cukup diperhitungkan. Apalagi alumni dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia ada di ponpes itu.

"Saya melihat, disini ngumpul alumni-alumni Mesir, Sudan, Yaman, Malaysia. Untuk itu, saya berharap santri disini bisa memanfaatkan hal ini. Juga jangan hanya sebatas pesantren, kalau bisa hingga keperguruan tinggi," kata HBA.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, H M Taher Rahman, menerangkan untuk mempersiapkan generasi ulama yang menguasai Iptek, Kementerian Agama melalui Kanwil Kemenag Provinsi Jambi akan menambah madarasah aliyah model MAN Cendekia di Provinsi Jambi.

"Kita akan menambah satu madrasah aliyah dengan konsep MAN Cendekia di Jambi, dan Alhamdulillah untuk lahan sudah disediakan oleh pak Hasip Kalimudin Syam tanah seluas 6 hektar. Kita ingin Jambi kedepan menjadi corong ulama Indonesia, apalagi akhir-akhir ini untuk MTQ dan perlombaan ke agamaan kita cukup diperhitungkan," pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, H Hasip Kalimudin Syam, Dr Hermanto Harun, KH Hasan Albani, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi, serta tamu undangan lainnya.(flh)