Kabar Gembira, Akhirnya Raden Mattaher Pahlawan Jambi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun Ini

Senin, 09 November 2020 - 13:41:21


Ilustrasi Patung Raden Mattaher Pahlawan Jambi
Ilustrasi Patung Raden Mattaher Pahlawan Jambi /

RADARJAMBI.CO.ID-Upaya Pemerintah Provinsi Jambi untuk menambah tokoh Jambi mendapat gelar pahlawan nasional akhirnya berbuah hasil.

Raden Mattaher Bin Pangeran Kusin tokoh pahlawan Jambi akhirnya akan dianugerahi gelar pahlawan nasional tahun 2020 ini.

Gelar pahlawan nasional akan diberikan kepada Raden Mattaher saat Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2020 mendatang.

Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jambi Arief Munandar ketika dikonfirmasi mengiyakan hal tersebut.

Kata Arief, dirinya siang ini juga baru saja ditelpon dari pusat, dipinta untuk mendampingi ahli waris hari Senin menerima piagam pahlawan nasional tersebut dari Presiden.

"Ini sekarang lagi koordinasi dengan staf saya maupun ke ahli waris," sebut Arief.

Ini merupakan kali ke dua, tokoh pahlawan Jambi mendapat gelar Pahlawan Nasional setelah Sulthan Thaha Syaifuddin.

Usaha untuk mendapatkan gelar pahlwan ini telah dilakukan oleh Dinsos Provinsi Jambi sejak beberapa tahun terakhir.

Pada bulan Juli lalu tim peneliti penilaian kepahlawanan penganugrahan gelar pahlawan nasional dari Kemensos sudah memberikan penilaian. Dan hasilnya menurut nama, Raden Mattaher lolos dan mendapat persetujuan di Kemenhan.

Yang jelas diungkap Arief, keberhasilan ini menjadi prestasi yang patut dibanggakan masyarakat Jambi. Dan nantinya juga akan diusulkan nama pejuang lainnya.

Disinggung terkait persyaratan yang diminta di daerah kata dia sudah dilakukan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT/FGD) dan pembuatan buku sudah selesai dilakukan.

Ada beberapa syarat dan tahapan yang harus dilewati untuk menjadi pahlawan nasional. Mulai dari h DKT/FGD, buku biografi, hingga ada pengakuan dari daerah semacam penamaan untuk Rumah Sakit daerah, bandara atau bangunan penting lain.

Ada 6 Tokoh di Indonesia

Diberitakan sebelumnya, tahun ini Provinsi Jambi akhirnya kembali mendapat gelar pahlawan nasional.

Raden Mattaher Bin Pangeran Kusin Bin Adi akan menjadi pahlawan nasional tahun 2020 ini.

Setelah Sultan Thaha Syaifuddin dinobatkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 2018, tahun ini Jambi akan kembali mendapat gelar pahlawan nasional.

Raden Mattaher dinobatkan sebagai pahlawan nasional, setelah Sultan Thaha Syaifuddin.

Enam tokoh di Indonesia dikabarkan akan mendapat gelar pahlawan karena dianggap berjasa bagi bangsa dan negara. Salah satunya dari Jambi.

Menjelang Hari Pahlawan 10 November 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh tersebut.

Pemberian gelar pahlawan secara resmi dilakukan setelah rangkaian kegiatan Presiden pada Hari Pahlawan.

"Calon penerima gelar pahlawan nasional akan disampaikan langsung oleh Bapak Presiden di Istana Negara pada tanggal 10 November."

"Setelah acara upacara ziarah nasional," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara dalam konferensi pers virtual Kementerian Sosial,kemarin.

Juliari mengatakan, penentuan tokoh yang akan mendapat gelar pahlawan tersebut dilakukan melalui mekanisme yang telah ditetapkan, baik itu di Kementerian Sosial maupun Dewan Gelar.

Keenam tokoh tersebut berasal dari berbagai latar belakang dan wilayah di Indonesia.

Di antaranya, Maluku Utara dan Papua Barat, yang belum memiliki pahlawan nasional.

"Jadi Provinsi Maluku Utara dan Papua Barat memang belum pernah memiliki pahlawan nasional."

"Apabila tidak ada perubahan, insyaallah akan diberikan gelar pahlawan nasional pada tahun ini," katanya.

Adapun keenam tokoh yang akan mendapatkan gelar pahlawan nasional tahun ini adalah:

1. Sultan Baabullah dari Maluku Utara;

2. Machmud Singgirei Rumagesan dari Papua Barat;

3. Jenderal Pol (Purn) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo, Kapolri pertama, domisili di DKI Jakarta;

4. Arnold Mononutu dari Sulawesi Utara, merupakan tokoh pergerakan dan pernah jadi Menteri Penerangan era Presiden Soekarno;

5. Mr Sutan Mohammad Amin Nasution dari Sumatera Utara;

6. Raden Mattaher Bin Pangeran Kusin Bin Adi dari Jambi.

Sumber :Tribunjambi.com