Pj Bachyuni Ikut Hadiri Sedekah Empat Lawang Sejarangan

Minggu, 06 Agustus 2023 - 21:41:48


/

Radarjambi.co.id-MUAROJAMBI-Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Balai Pelestarian Kebudayaan BPK Wilayah V menggelar Sedekah Adat Empat Lawang Sejarangan dalam rangka rangkain Kenduri Swarnabumi dibuka Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, SSos, MH., di  Candi Gumpung, Kawasan Cagar  Budaya Nasional di Desa Baru, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi. Minggu (6/8/2023).

Rangkaian pagelaran seni budaya dan pariwisata di Kabupaten Muaro Jambi dalam rangka Kenduri Swarnabumi terlihat sukses dan penuh semarak.

Setelah menggelar  Kenduri Swarnabumi Bebiduk Besamo (Naik Perahu Bersama) Ekspedisi Susur Sungai Batanghari di Desa Maro Pijoan dan Paggelaran  Kenduri Swarnabhumi Festival Aek Telakung di Desa Maro Sebo.

Pemkab Muaro Jambi kembali menggelar Sedekah Adat Empat Lawang Sejarangan dalam rangka rangkaian Kenduri Swarnabumi.

Legiatan ini, selaras dengan narasi Kenduri Swarnabumi yaitu, "Menghubungkan kembali masyarakat dengan peradaban sungai, hutan dalam kesatuan Adat Melayu Jambi",

Pembukaan  Sedekah Adat Empat Lawang Sejarangan tersebut dimulai dengan penanaman bibit pohon, Penebaran Benih Ikan, Workshop Pengelolaan Sampah Plastik, Workshop pengembangan Komunitas, dan dimeriahkan dengan pementasan seni budaya tradisional Muaro Jambi, serta  Pameran UMKM.

Penjabat Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah SH,. MH., Menyambut baik pelaksanaan berbagai kegiatan seni budaya dan pariwisata.

Dalam rangka Kenduri Swarnabhumi (arung sejarah peradaban budaya masyarakat Sungai Batanghari), termasuk Sedekah Adat Empat Lawang Sejarangan di Kabupaten Muaro Jambi.

Menurut Pj. Bupati Bachyuni Deliansyah merupakan wujud komitmen dan harapan pemerintah  Kabupaten Muaro Jambi melestarikan seni budaya di Kabupaten Muaro Jambi.

''Melalui berbagai festival seni budaya di Kabupaten Muaro Jambi yang digelar dalam rangka Kenduri Swarnabhumi, Seni budaya dan pariwisata Muaro Jambi bisa terangkat. Melalui  Fesitval seni budaya tersebut menjadi sebuah kesempatan mempromosikan pariwisata di Kabupaten Muaro Jambi lebih luas ke tingkat nasional dan mancanegara.'' Harap pj. Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah.

“Kita kembali menggelar Sedekah Adat Melayu Empat Lawang Sejarangan  yang dimulai dengan penanaman bibit pohon, penebaran benih ikan, Workshop pengelolaan sampah plastik, Workshop pengembangan komunitas  dan penampilan seni budaya tradisonal.

Serta pameran UMKM hari ini,  Sedakah Adat Melayu Empat Lawang Sejarangan ini merupakan rangkian Kenduri Swarnabhumi II tahun 2023 yang dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota se-Provinsi Jambi,'' katanya.

Bachyuni Deliansyah mengatakan, kegiatan seni budaya tersebut penting mengangkat akar budaya kabupaten Muaro Jambi. Melalui festival seni budaya tersebut, nilai-nilai, norma-norma, budaya dan adat tradisional Kabupaten Muaro Jambi yang nyaris terlupakan selama ini bisa dikenal kembali oleh masyarakat kita atau anak cucu kita nanti.

Bachyuni Deliansyah lebih lanjut mengatakan, ragam tradisi dan budaya yang dimiliki masyarakat  Kabupaten Muaro Jambi dapat dioptimalkan sebaik mungkin. Kekayaan seni budaya masyarakat Muaro Jambi  dapat dimanfaatkan menjadi daya tarik wisata. Apalagi kabupaten Muaro Jambi mempunyai  Cagar Budaya Nasional (KCBN) yakni Candi Muara Jambi.

“Melalui tradisi Sedekah Adat Empat Lawang Sejarangan berbagai objek pemajuan kebudayaan lainnya, warga masyarakat Muaro Jambi  bisa mendapatkan penghasilan. Keragaman seni budaya tersebut bisa memikat dan menarik kunjungan wisatawan ke objek wisata Candi Muaro Jambi,” sebutnya.

“Besar harapan kita, Sedekah Adat Empat Lawang Sejarangan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan ketahanan budaya dan kontribusi budaya masyarakat Muaro Jambi bagi ketahanan budaya nasional,”katanya.(akd)