Diduga Keracunan, Satirin Ditemukan Tewas Di Kebun Nainggolan

Minggu, 30 Juli 2023 - 23:23:42


Mayat Korban Saat dievakuasi
Mayat Korban Saat dievakuasi /

Radarjambi.co.id-TEBO-Malang bagi Satirin (41) Seorang buruh kebun, Warga RT 06 Dusun Bloteng, Desa Teluk Rendah Ulu, Kecamatan Tebo ilir yang ditemukan tewas di kebun milik Robinum Nainggolan tempatnya bekerja Sabtu (29/7) sekitar Pukul 21.00 WIB.

Informasi yang berhasil dirangkum menyebutkan, korban adalah pekerja penyemprot rumput di kebun tersebut bersama 6 orang pekerja lainnya. Sekitar pukul 12.00 WIB korban pulang kesebuah pondok disaksikan oleh firdaus Pakpapahan salah seorang rekan korban yang meminjam sepeda motor korban yang tergelatak rebah dijalan setapak sekitar pukul 13.00 WIB untuk membeli rokok, dikarenakan sepeda motor miliknya rusak.

Usai membeli rokok, firdaus menjemput istrinya sekaligus membawa tali untuk menarik sepeda motor miliknya yang rusak dan mengembalikan sepeda motor korban sekitar pukul 18.00 WIB.

Namun pondok korban terlihat dalam posisi terbuka.merasa curiga kemudian rekan rekan korban mencari keberadaan korban diseputaran pondok dan Camp Nainggolan dan tidak ditemukan.

Bersama pekerja lainya,firdaus terus melakukan pencarian disekitar titik awal SPM korban ditemukan, berjarak 40 Meter ditemukan galon berisi 1,5 liter racun rumput warna hijau.

Pencarian terus dilakukan, kurang lebih 20 meter ditemukan baju dan sandal korban. Benar saja, berjarak kurang lebih 40 meter korban dalam posisi tengkurap, setelah itu saksi memberitahukan kejadian penemuan mayat kepada ketua RT 17 dan ketua RT memberikan kepada pihak Polsek Tebo ilir.

Sementara itu Kapolres Tebo AKBP I Wayan Arta Ariawan, Melalui Kapolsek Tebo Ilir, IPTU Winarno, ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa setelah mendapatkan laporan dari warga, anggota Polsek Tebo Ilir langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Tidak hanya itu saja, Kapolsek mengatakan terhadap korban juga telah dilakukan visum etpertum luar dilokasi.

Dan Hasil koordinasi dengan dr.andri Kapus Sungai bengkal yang menyatakan bahwa tidak ditemukan bekas tanda tanda kekerasan pada tubuh korban dan ditemukan bibir /mulut berwarna biru dan berbusa serta pada kuku tangan dan kuku kaki berwarna biru di duga karena keracunan.

"Hasil Visum Etpertum dan koordinasi dengan dr Andri Kapus Sungai Bengkal, ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, Mulut berbusa, kuku tangan dan kaki berwarna hitam sehingga kuat dugaan karena keracunan, "tutup Kapolsek.(yan/akd)